Angka Reproduksi COVID-19 Kembali Tinggi, PSBB Bodebek Diperpanjang

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 21:45 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di wilayah Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota/Kabupaten Bekasi (Bodebek) diperpanjang masanya hingga 1 Agustus 2020 mendatang. Kebijakan ini mengikuti masa PSBB transisi DKI Jakarta yang dimulai sejak Jumat (17/7) hingga 14 hari ke depan.

Pertimbangan lainnya, dari hasil kajian epidemiologi angka reproduksi kasus Corona atau COVID-19 terhadap waktu (Rt) dalam kurun 29 Juni-11 Juli mencapai 1,73.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, kepala daerah wilayah Bodebek dapat menerapkan PSBB secara proporsional sesuai dengan level kewaspadaan daerah.

"Pemberlakuan PSBB secara proporsional akan disesuaikan dengan kewaspadaan daerah di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan dalam bentuk Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM)," kata Daud, Sabtu (18/7/20).

Kebijakan untuk memperpanjang PSBB Bodebek ini, dituangkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor:443/Kep.398-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Kedua Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di Wilayah Bodebek. Kepgub tersebut ditandatangani Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Sabtu (18/7/20).

Dengan perpanjangan PSBB secara proporsional, Daud mengimbau warga Bodebek untuk mematuhi semua ketentuan dan peraturan PSBB secara proporsional, dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Mulai dari pakai masker, jaga jarak, sampai terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Kunci keberhasilan PSBB secara proporsional di kawasan Bodebek adalah kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi segara peraturan dan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, mata rantai penularan COVID-19 bisa diputus," ucapnya.

(yum/bbn)