6 Siswa Sesko TNI Bandung Positif COVID-19, Tiga Sudah Sembuh

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 18:55 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom).
Bandung -

Enam orang siswa Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) di Kota Bandung terkonfirmasi positif COVID-19. Tiga di antaranya masih menjalani perawatan di dua rumah sakit di Kota Bandung, sementara tiga lainnya telah dinyatakan sembuh.

Komandan Sesko TNI Marsekal Madya Dedy Permadi mengatakan sebelum menjalani proses pendidikan semua siswa menjalani rapid test dan hasilnya non-reaktif. Namun, pemeriksaan kembali dilanjutkan dengan metode PCR yang difasilitasi Gugus Tugas Jabar.

"Ada enam orang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Dedy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020).

Dedy melaporkan, terdapat 170 siswa di institusi pendidikan kenegaraan yang dipimpinnya. Rinciannya, 74 siswa dari TNI AD, 39 TNI AL, 36 TNI AU, 17 kepolisian dan 4 siswa dari luar negeri.

"Dengan sigap kami rujuk ke rumah sakit untuk diisolasi, kemudian dari enam orang itu tiga orangnya sembuh dan sudah kami tarik kembali ke sini, juga menurut laporan sisa tiga orang lainnya sudah membaik," katanya.

Dedy mengapresiasi konsistensi Gugus Tugas Jabar dalam tangani COVID-19, terutama soal fasilitas tes masif. Ia memastikan, proses pendidikan di institusi yang dipimpinnya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Atas nama lembaga, terima kasih atas bantuannya, sampai saat ini kami sudah tiga kali melaksanakan swab test, kami juga tidak mau ada klaster baru di sini. Panglima TNI juga sangat keras mengingatkan untuk tidak lengah," ucapnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan siap memfasilitasi tes masif bagi institusi pendidikan kenegaraan. Tes masif merupakan salah satu cara Jabar mengendalikan sebaran COVID-19.

"Apa saja kebutuhannya, kami gugus tugas siap memfasilitasi selama masuk teritorial Jabar semua boleh tersentuh dukungan kami. Itulah kenapa dalam situasi seperti ini yang dibutuhkan adalah fasilitas pengetesan COVID-19," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

(yum/mso)