Penganiaya Pria Sukabumi yang Tergeletak Bersimbah Darah Ditangkap!

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 13:52 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
(Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Sukabumi -

Kurang dari 24 jam, pihak kepolisian menangkap pelaku penganiayaan terhadap A alias Kombet pria yang ditemukan bersimbah darah di depan Vihara Widhi Sakti, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7) malam.

Pelaku inisial AR alias Odong seorang tukang parkir. Ia melakukan aksi kekerasan itu bersama A alias Figo. Keduanya mengaku terpaksa menganiaya korban karena lebih dulu menyerang menggunakan gitar ukulele ke arah kepala Odong.

"Pelaku bersama korban sedang mengendarai angkutan umum, tiba-tiba entah bagaimana awalnya korban ini memukul pelaku menggunakan gitar okulele yang dibawanya. Merasa tidak terima pelaku membalas pukulan itu," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni kepada detikcom, Minggu (12/7/2020).

Sumarni juga meluruskan keterangan korban sebelumnya yang menyebut dia sedang berboncengan motor dengan teman wanitanya berjaket XTC. "Kondisi korban sejak awal mabuk, jadi keterangannya ngasal," imbuh Sumarni.

Usai baku hantam saat itu muncul pelaku lainnya A alias Figo yang langsung menghantam kepala korban menggunakan batu.

"Dengan menggunakan batu pelaku A alias Figo langsung memukul kepala korban, sehingga korban langsung tersungkur dan langsung berlari melarikan diri. Saat ini pelaku Figo masih dalam pengejaran," jelas Sumarni.

Saat ini polisi masih memintai keterangan korban dan pelaku.

Sebelumnya, pria berkaus hitam dengan celana panjang dan mengenakan sepatu ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan Vihara Widhi Sakti, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2020) malam tadi.

Dalam video yang tersebar melalui aplikasi perpesanan, pria itu tergeletak kesakitan dengan luka-luka di bagian kepalanya. Ada 3 video yang tersebar, dengan durasi masing-masing 38 detik, 26 detik dan 12 detik.

Di dekat pria itu terlihat sebuah dus bekas minuman mineral, beberapa orang terlihat berada di dekat korban di antaranya berseragam security dan TNI diduga berusaha untuk memberikan pertolongan.

"Pak tolong pak, tolong," lirih pria yang tergeletak itu kepada orang di sekitarnya dalam video seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7/2020).

(sya/mud)