Diduga Dianiaya, Pria Sukabumi Tergeletak Bersimbah Darah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 09:07 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Seorang pria berkaus hitam dengan celana panjang dan mengenakan sepatu ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan Vihara Widhi Sakti, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2020) malam tadi.

Dalam video yang tersebar melalui aplikasi perpesanan, pria itu tergeletak kesakitan dengan luka-luka di bagian kepalanya. Ada 3 video yang tersebar, dengan durasi masing-masing 38 detik, 26 detik dan 12 detik.

Di dekat pria itu terlihat sebuah dus bekas minuman mineral, beberapa orang terlihat berada di dekat korban di antaranya berseragam security dan TNI diduga berusaha untuk memberikan pertolongan.

"Pak tolong pak, tolong," lirih pria yang tergeletak itu kepada orang di sekitarnya dalam video seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7/2020).

"Ia nanti ditolong, tunggu saja tunggu," ungkap beberapa orang pria masih di dalam video.

Belum diketahui penyebab kejadian tersebut, namun beberapa warga mengaku melihat pria itu sebelumnya sempat terlibat keributan.

"Dia ribut-ribut dulu malam tadi, di Jalan Ahmad Yani lalu melarikan diri naik mobil tahu bulat. Saat mobil berhenti di depan vihara, dia loncat dan langsung tergeletak di situ," kata Nandi, warga yang berada di lokasi kepada detikcom.

Saat dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan korban berinisial A alias Kombet mengaku dianiaya oleh orang tidak dikenal. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan petugas.

"Korban saat kejadian membonceng teman wanitanya yang menggunakan atribut kelompok motor XTC. Dari arah City Mall korban diberhentikan pelaku yang langsung memukul korban di bagian wajah," kata Sumarni, Minggu (12/7/2020).

Usai mendapat pemukulan, korban melarikan diri dengan menumpang kendaraan bak terbuka penjual tahu bulat. Lalu turun di sekitar tempat karaoke yang berdekatan dengan Vihara.

"Menurut pengakuan korban dia melarikan diri menumpang kendaraan pedagang tahu bulat dan turun di sekitar tempat karaoke. Begitu petugas tiba di lokasi dia kita bawa ke RSUD R Syamsudin SH," ungkap Sumarni.

Kepada polisi korban juga mengaku dalam kondisi mabuk minuman keras. "Keterangan korban masih dalam keadaan mabuk dan menurut korban sudah minum intisari dan obat batuk mextril," imbuh Sumarni.

Tonton video 'Gadis Asal Jakarta Mengaku Disekap-Dianiaya Pacar, Polisi Bertindak':

(sya/mud)