Diduga Cabuli-Aniaya 2 Gadis, Pria Bandung Dipolisikan Sunan Kalijaga

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 09:41 WIB
Pengacara Sunan Kalijaga laporkan kasus pencabulan dua gadis ke Polrestabes Bandung
Pengacara Sunan Kalijaga laporkan kasus pencabulan dua gadis ke Polrestabes Bandung (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pengacara senior Sunan Kalijaga melaporkan seorang pria berinisial DC ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Bandung atas dugaan pencabulan dan penganiayaan terhadap dua orang gadis yang salah satunya di bawah umur.

Kedatangan Sunan Kalijaga didampingi tim sejumlah pengacaranya, salah satunya Rohman Hidayat. Mereka datang, Sabtu (11/7) malam bersama dua korban.

Usai menjelaskan seluruh perkara dalam kejadian ini kepada pihak kepolisian, dua korban yang satu di antaranya masih berumur 17 tahun langsung dilakukan pemeriksaan.

"Kita sudah membuat laporan terkait perbuatan yang dilakukan pelaku yang dilakukan Tanggal 22 April lalu, terlapor inisial DC dugaannya Pasal 285 dan 286 sementara ini," kata Rohman Hidayat kepada wartawan.

Rohman menyebut, BAP sudah dilakukan dan saat ini sedang menunggu hasil visum keluar, Senin (13/7) mendatang.

"Kemudian sudah BAP juga, tinggal nunggu hasil visum. Mudah-mudahan Hari Senin hasil visumnya sudah bisa kita lakukan," ucapnya.

Tak hanya mencabuli, korban juga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku."Ada beberapa tindakan, selain ada tindakan pencabulan tadi, ada tindakan ancaman yang dilakukan, ada penganiayaan juga si korban dipaksa mengikuti kehendak si pelaku dan ada ancaman. Kemudian diberi obat dan dibuat mabuk terlebih dahulu dan korban tahu setelah sadar," jelasnya.

Sementara itu, Sunan Kalijaga mengatakan untuk memperdaya korban, DC sudah menyiapkan skenario dengan matang.

"Berdasarkan keterangan para korban, saya sangat menyayangkan bahwa modus operandi dan motif ya ini bisa dikatakan luar biasa karena ada beberapa rangkaian-rangkaian yang disiapkan secara matang atau secara spontan dan dilakukan sodara DC ini sehingga ada ketakutan dan traumatik yang dialami oleh ade-ade kita ini," katanya.

Selain itu, korban dianiaya dan diancam pelaku jika foto dan video syur korban akan disebarluaskan jika korban tidak menurut kepada pelaku.

"Bisa didengar bahwa ada ancaman, kekerasan, ada ancaman foto atau video yang tidak pantas, lalu juga ada dengan memaksakan mereka untuk menelan obat yang sampai saat ini kami juga belum mengetahui obat tersebut obat apa dan untuk apa, mungkin nanti Hari Senin bisa sekalian ditanyakan obat apa yang diberikan DC kepada korban ke rumah sakit," jelasnya.

Tak hanya itu, korban juga ditakut-takuti menggunakan senpi oleh pelaku."Lalu juga kami duga ada senpi yang membuat ade-ade ini melihat senpi yang membuat ketakutan," tambahnya.

"Korban ketakutan, sehingga saya dengan ini menyampaikan kepada pihak kepolisian segera atensi dan melakukan upaya hukum dengan segera. Karena, kami khawatirkan orang tersebut kabur dan menghilangkan barang bukti," pungkasnya.

Tonton video 'WN Prancis Dibekuk Polisi karena Diduga Cabuli 305 Anak di Jakarta':

(wip/mud)