Pemkab Ciamis Perbolehkan Masjid Gelar Salat Idul Adha

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 13:11 WIB
Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra
Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis -

Berbeda dengan Idul Fitri, kini Pemkab Ciamis mengizinkan warga untuk melaksanakan salat idul Adha di halaman Masjid Agung Ciamis (Alun-alun). Selain itu, warga juga bisa menggelar salat Id di masjid-masjid dan lapangan. Asalkan mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk pelaksanaan salat idul adha nanti harus dipersiapkan dengan baik. Supaya dapat berjalan lancar, terutama dalam mencegah penyebaran COVID-19, agar tidak menyebabkan klaster baru," ujar Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra yang telah melakukan rapat persiapan Idul adha bersama MUI, DMI dan unsur lainnya, Sabtu (11/7/2020).

Yana mengatakan bagi warga yang berada di perkotaan, bisa salat Idul Adha di halaman Masjid Agung. Masjid Kecamatan dan Desa juga diizinkan menggelar salat id berjamaah.

"Untuk di tingkat kecamatan dan desa agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker," katanya.

Kepala Kemenag Ciamis Agus Abdul Kholik menambahkan sesuai dengan Surat Edaran nomor 18 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441H/2020M. Salat Idul Adha diperbolehkan dilaksanakan secara berjamaah baik di lapangan atau masjid.

"Kebijakan ini disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing untuk level kewaspadaan penanganan COVID-19," ujarnya.

Agus mengingatkan di lokasi masjid atau lapang harus disiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan. DKM masjid atau penyelenggara diwajibkan membersihkan area menggunakan disinfektan. Membatasi pintu masuk untuk jemaah dan disiapkan sarana cuci tangan.

"Penyelenggara salat id dibantu Gugus Tugas Kabupaten menyediakan alat cek suhu tubuh, apabila ditemukan jamaah dengan suhu lebih 37,5 derajat tidak diperkenankan mengikuti sholat berjamaah," tegas Agus.

Dalam pelaksanannya, Khotib diharapkan mempersingkat khutbah tanpa mengurangi syarat dan rukun. Jarak jemaah dibatasi dengan tanda khusus. Untuk penerimaan infak sedekah bisa dilakukan dengan menyimpan kotak di pintu masuk.

"Tidak diperbolehkan mewadahi sumbangan sedekah dengan menjalankan kotak, tapi disediakan di pintu masuk. Penyelenggara memberikan imbauan kepada jemaah tentang protokol kesehatan," jelanya.

Ketua DKM Masjid Agung Ciamis Wawan S Arifin menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan salad id di halaman masjid agung. Menurutnya, pelaksanaan salat idul adha lebih banyak dilakukan warga Ciamis. Sedangkan salat idul Fitri banyak diikuti oleh jemaah pendatang yang mudik ke Ciamis.

"Substansi salat Idul Adha dan Idul Fitri berbeda, kalau Idul Fitri banyak pemudik yang mengkuti. Tapi di Idul Adha kebanyakan masyarakat yang tinggal di Ciamis," jelas Wawan yang juga Ketua DMI Ciamis.

DMI Ciamis telah berkoordinasi untuk melibatkan Pramuka yang bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan.

"Bantuan dari Tim Gugus Tugas Kabupaten Ciamis sangat diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan Sholat Idul Adha nantinya" jelasnya.

(ern/ern)