Nunggak Gaji Petugas Ambulans, Dinkes Garut: Bendahara Belum Cek Rekening

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 15:22 WIB
Gaji petugas penjemput pasien Corona di Garut belum dibayar tiga bulan
Foto: Ambulans 119 Garut (Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Pemda Garut mengklarifikasi isu penunggakan gaji kepada para petugas ambulans pengangkut pasien COVID-19. Keterlambatan terjadi karena bendahara Dinas Kesehatan tak mengecek saldo rekening.

Kepala Dinas Kesehatan Garut Maskut Farid mengatakan, pemda tidak pernah berniat untuk menunggak gaji para petugas ambulans Publis Safety Center (PSC) 119. Isu yang berkembang, sambung Maskut, terjadi karena kesalahan komunikasi.

"Mengenai masalah honor, itu sebenarnya kita proses. Sebenarnya hanya miskomunikasi saja," kata Maskut, Jumat (10/7/2020).

Maskut mengatakan, gaji petugas ambulans pengangkut pasien COVID-19 terjadi karena bendahara terlambat mengecek saldo rekening.

"Sebenarnya uang sudah masuk ke bendahara. Kebetulan, bendahara ini belum mengecek rekeningnya sehingga seolah-olah ini lama," katanya.

"Kita sudah rapatkan juga antara tim dari BPKAD dan tim Dinas Kesehatan, ternyata memang sudah masuk uangnya," ucap Maskut menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, petugas ambulans di Garut meradang lantaran gajinya tidak dibayar Pemda selama 3 bulan. Mereka mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Beberapa di antara mereka bahkan dikabarkan harus rela menggadai barang untuk membayar uang kontrakan rumah.

Tonton video 'Penghormatan Bagi Petugas Ambulans DKI yang Meninggal Saat Corona':

(mso/mso)