Geliat Wisata Sukabumi Saat AKB, Hotel Terapkan Protokol Kesehatan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 20:18 WIB
Hotel di Sukabumi mulai berlakukan protokol kesehatan
Hotel di Sukabumi mulai berlakukan protokol kesehatan (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi -

Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah masa yang sulit untuk pengelola wisata terutama perhotelan di Sukabumi. Tingkat okupansi menurun hingga di bawah 30 persen.

Langkah pengetatan ikat pinggang dilakukan, salah satunya dengan merumahkan karyawan dan penghematan sebagai bentuk efisiensi perusahaan. Namun seiring dengan masa transisi menuju Adaptasi Kehidupan Baru (AKB), geliat keramaian wisatawan mulai terasa kembali.

Hartono, Human Capital Manager Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, Sukabumi membenarkan saat ini tamu dan wisatawan mulai berdatangan. Sejumlah langkah protokol kesehatan dilakukan.

"Saat PSBB okupansi hanya di bawah 30 persen, ketika sudah mulai massa transisi menuju AKB meningkat hingga 40 persen untuk weekday dan 60 - 90 persen untuk weekend," ungkap Hartono.

Hartono membenarkan, dimasa PSBB efisiensi hingga merumahkan sebanyak puluhan karyawan terpaksa dilakukan. Menghilangnya wisatawan membuat pengetatan dilakukan di berbagai sektor.

"Ada sekitar beberapa karyawan terpaksa kami rumahkan, hak mereka tetap kita berikan. Namun seiring transisi AKB mereka kita panggil kembali menyesuaikan dengan kebutuhan user," jelas Hartono.

Menjaga kepercayaan dan kenyamanan tamu, hotel juga melakukan langkah protokol kesehatan. Mulai dari pintu masuk hingga ke spot fasilitas hotel, penyediaan tempat mencuci tangan dan hand sanitizer disiapkan di tiap kamar.

"Kami harus menerapkan protokol kesehatan, beberapa ruangan kami rubah sedemikian rupa agar pengunjung bisa saling menjaga jarak. Menu sarapan, di restoran dilayani oleh pegawai kami untuk menghindari aktivitas sentuhan dari tamu," jelas Hartono.

Karyawan hotel juga mengenakan sarung tangan, face shield, masker dan selalu diwajibkan untuk mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Senada diungkap, Manager Augusta Hotel Palabuhanratu Hedy Firmansyah. Ketika keran AKB dibuka melalui Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 41 Tahun 2020, tentang persiapan AKB tamu mulai berdatangan.

"Setelah dibuka memang terasa perubahannya, kunjungan meningkat yang tadinya 5 bahkan nol persen kini okupansi bisa mencapai 40-75 persen, dan pihak hotel memang sengaja tidak buka semua kamarnya," kata Hedy.

Kesiapan pihak hotel juga diterapkan aturan protokol kesehatan. "Siapkan hand sanitizer dan alat cuci tangan lainnya, petugas menggunakan masker dan face shield, jaga jarak serta pelayanan breakfast dengan meminimalisir sentuhan tangan," pungkasnya.

(sya/mud)