Cerita Prostitusi Blok Jongor Cirebon dan PSK Layani Tamu Siang Hari

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 14:41 WIB
Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Ilustrasi prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Cirebon -

Aparat gabungan membongkar belasan bangunan liar yang dijadikan tempat prostitusi di Blok Jongor, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Tak ada perlawanan dari pemilik warung esek-esek tersebut.

Prostitusi Blok Jongor terbilang legendaris. Selama 24 tahun lamanya warga sekitar berjuang menolak keberadaan bisnis haram tersebut. Namun aktivitas prostitusi tetap berjalan.

Aparat setempat juga sering merazia tempat prostitusi yang berada di pinggir Sungai Kalijaga tersebut. Tetap saja, pemilik warung dan pekerja seks komersial (PSK) tak kapok.

Umumnya, aktivitas prostitusi beroperasi saat malam hari. Namun prostitusi Blok Jongor tetap buka dan melayani tamu sepanjang hari. Tempat prostitusi Blok Jongor itu berkamuflase sebagai warung kopi biasa.

"Pernah kita juga memergoki adanya aktivitas prostitusi pada siang hari. Kita sering merazia, dari dulu. Dari camat yang lalu-lalu hingga sekarang," kata Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota AKP Ade Subandi kepada awak media seusai pembongkaran tempat prostitusi Blok Jongor Cirebon, Jawa Barat, Rabu (8/7/2020).

Ade mengatakan, setelah memergoki adanya aktivitas prostitusi pada siang hari, pihaknya bersama aparat desa dan kecamatan langsung mendatangi pemilik warung serta orang yang bersangkutan agar tak melakukan hal yang sama. Namun tetap saja pernyataan bersama itu dilanggar pemilik warung.

"Sudah dibuat pernyataan untuk tidak beraktivitas lagi. Tapi tetap saja," kata Ade.

Tonton video 'Evolusi Bisnis Prostitusi':

Selanjutnya
Halaman
1 2