Jadi Zona Kuning Lagi, Ada Nakes Positif Asal Kabupaten Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 13:35 WIB
Kabupaten Bandung zona kuning, ada nakes positif Corona
Bupati Bandung Dadang Naser (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Kabupaten Bandung kembali menjadi zona kuning setelah sebelumnya ditetapkan menjadi zona biru. Perubahan zona tersebut disebabkan adanya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif virus Corona.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser. Dadang mengatakan, perubahan zona tersebut atas hasil pertimbangan setelah adanya penambahan pasien yang terkonfirmasi positif.

"Jadi memang ada pasien penambahan corona 11 jadi 20 yang positif," kata Dadang saat mengunjungi desa tangguh di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Selasa (7/7/2020).

Dadang menjelaskan, penambahan pasien positif virus Corona itu berasal dari tenaga kesehatan yang bekerja di beberapa puskesmas di Kota Bandung. Dadang tidak menyebutkan berapa jumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif tersebut.

"Kejadiannya di Kota Bandung, para pegawai-pegawai kesehatan di Kota Bandung, perawat di puskesmas tersebar di beberapa puskesmas sedangkan warganya warga kami, dikembalikan ke kami," jelas Dadang.

Saat ini, kata Dadang, sejumlah tenaga kesehatan tersebut sedang diisolasi di Gedung Balai Latihan Kerja Baleendah dan sebagian lainnya dirawat di RSUD Majalaya.

"Diserahkan ke Kabupaten Bandung untuk diserahkan (diisolasi) ke BLK Baleendah sebagiannya ada juga yang dirawat di RSUD Ebah (Majalaya), jadi ada sekitar 20 (pasien positif) sekarang," ujarnya.

Meski demikian, Dadang tidak terlalu ambil pusing terkait perubahan zona biru menjadi kuning. Ia menilai, perubahan zona tersebut pun dimaksudkan agar masyarakat tidak terlalu euforia.

"Mungkin itu yang dipertimbangkan (penambahan kasus). Tetapi kita gak apa apa mau kuning atau hijau yang penting jangan merah saja, kita pertahankan jangan merah," pungkasnya.

Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun detikcom, per tanggal 19 Juni 2020 hingga 6 Juli 2020, telah terjadi penambahan pasien positif sekitar 11 orang. Belum diketahui apakah 11 pasien positif tersebut semuanya merupakan tenaga kesehatan yang disebut Bupati Bandung.

(mud/mud)