Begini Aksi Nekat Maling Bawa Kabur Sepeda BOSEH di Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 23:20 WIB
Pemkot Bandung melakukan uji coba program bernama Bike On The Street Everybody Happy (Boseh). Program ini menyediakan layanan penyewaan sepeda.
Layanan penyewaan sepeda di Kota Bandung. (Foto: dok.detikcom)
Bandung -

Makin diminatinya penyewaan sepeda BOSEH (Bike on The Street Everybody Happy) Bike Sharing di fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal ini, juga berbanding lurus dengan tindakan kriminal yang dilakukan orang tak bertanggung jawab. Pada Juni 2020 ini tiga unit sepeda BOSEH yang siap sedia untuk digunakan warga itu hilang dibawa kabur maling.

"Semalam pun ada, nah di bulan Juni sudah kehilangan tiga sepeda. Tapi saya belum konfirmasi lagi, karena kan ada yang libur di lapangannya juga. Tapi tadi malam saya dikirim video, titiknya saya belum tahu," ujar Kasubag TU UPT Angkutan Dishub Kota Bandung Ade Surya saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/7/2020).

Ade mengatakan aksi pencurian dilakukan bukan pada saat sepeda telah dipinjam. Pencuri beraksi nekat saat sepeda terparkir di stasiun BOSEH. "Kalau saat digunakan, otomatis data yang peminjamnya sudah masuk. Tapi ini diangkat dari stasiun dengan paksa. Kita akan tindaklanjuti hal ini, kita akan antisipasi," kata Ade.

Sebagai langkah antisipasi, ujar Ade, pihaknya akan mempertebal keamanan dengan memasang CCTV di stasiun-stasiun BOSEH. Selain itu, prosedur pengamanan pun tengah disiapkan untuk mengatasi pencurian sepeda BOSEH. "Ya sepeda ini kita gunakan sama-sama, kita jaga juga lingkungan Kota Bandung ini," kata Ade.

Diberitakan sebelumnya, peminat penyewaan sepeda BOSEH meningkat tajam selama fase AKB. Dalam rentang 1 - 30 Juni terjadi peningkatan penyewaan empat kali lipat dibandingkan Juni tahun lalu. Tahun ini, tercatat 2.000 pengguna BOSEH, sementara tahun lalu di bulan yang sama hanya mencapai 500 pengguna.

Selain jumlah penyewaan yang meningkat. Jumlah pengguna atau penyewa baru BOSEH ini juga meningkat tiga kali lipat. "Sebelumnya jika dibandingkan dengan pengguna baru tahun lalu, bulan ini mencapai 1.000 pengguna baru, kalau kemarin di antara 300-an selama Juni (2019). Jadi kalau dikalkulasikan itu di atas 2.000," tutur Ade.

(yum/bbn)