Zona Hijau, Kota Sukabumi Bersiap Mulai Kegiatan Belajar di Sekolah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 18:28 WIB
Poster
Ilustrasi anak sekolah (Foto: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Pemkot Sukabumi bersiap melaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk tingkatan SMP dan SMA. Berbagai hal dilakukan salah satunya melakukan simulasi dan desain pelaksanaan kegiatan tersebut.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyatakan kesiapannya melaksanakan kegiatan pendidikan secara tatap muka sesuai arahan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Hari ini kami melakukan kordinasi dan komunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar setelah (mendapat) arahan langsung dari Pak Gubernur, terkait proses tatap muka yang dapat dilaksanakan pada saat zona hijau," kata Fahmi, usai mendampingi Athalia Praratya Ridwan Kamil dalam sebuah kegiatan di SMAN 4 Kota Sukabumi, Jumat (3/7/2020).

Rencana kegiatan belajar mengajar secara tatap muka itu akan dimulai pada tanggal 13 Juli mendatang. Berbagai penilaian akan lebih dulu dilakukan sehingga nanti mana saja sekolah yang akan belajar secara tatap muka dan mana yang akan tetap secara daring.

"Kami akan melakukan penilaian ke berbagai sekolah yang ada, saat ini kita prioritaskan di sekolah menengah dulu (SMP dan SMA) mana sekolah yang diyakini telah siap dan sesuai standar protokol kesehatannya itu yang akan kita prioritaskan. Jadi kalimatnya ini dapat bukan (sekolah) harus dibuka seluruhnya," beber Fahmi.

Untuk sekolah yang dinyatakan siap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah Fahmi mengatakan akan lebih dulu melakukan penilaian salah satunya kesiapan menerapkan standar kesehatan kesehatan.

"Hari ini kita kumpul dulu semuanya, baru nanti kita informasikan lagi. Tanggal 13 juli ketika sekolahnya siap," imbuh Fahmi.

Ditemui terpisah, Dedi Sopandi, Kepala Disdik Jawa Barat mengatakan saat ini pihaknya memantau SMAN 4 Kota Sukabumi untuk rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang akan dimulai setelah MPLS 13 Juli mendatang.

"Kota sukabumi itu akan ploting titik lokasi sekolah yang mulai kegiatan KBM. Karena berdasarkan penilaian gugus tugas Jabar (Kota Sukabumi) sudah zona hijau, yang lain masih daring. Nanti di Kota Sukabumi sudah mulai tatap muka, itu kita pantau, sarananya seperti apa, mulai dari (siswa) berangkat dan kegiatan pembelanjaran," terang Dedi.

Rencananya ada 39 sekolah SMK dan SMA yang akan menjalani penilaian kelayakan mengikuti KBM secara tatap muka. Untuk konsep pembelajarannya seperti apa nanti akan dibahas.

"Secara konsep sudah kita dibahas, sarana dan insfrastruktur sudah mendukung. Rata-rata sudah ada untuk 9 SMA negeri dinyatakan sudah mendukung untuk sarana. Pelaksanaannya nanti satu kelas 18 orang. Pola belajar dilakukan perpekan kelas 10 minggu ini, kelas 11 minggu depan, begitu seterusnya mulai tanggal 13 nanti," beber Dedi.

(sya/mud)