Pencemaran Limbah Plastik di Laut Pangandaran Memprihatinkan

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 14:05 WIB
Sampah plastik di pantai timur Pangandaran.
Sampah plastik di pantai timur Pangandaran.(Foto: Faizal Amiruddin)
Pangandaran -

Pencemaran sampah plastik di perairan Pangandaran mendapatkan keprihatinan dari kalangan pegiat lingkungan hidup. Mereka berharap masyarakat dan pemerintah bergerak bersama untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

"Masalah ini perlu disikapi serius. Karena akan berdampak besar bagi Pangandaran yang merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di Jawa Barat," kata Eka Santosa, Ketua Gerakan Hejo sebuah komunitas yang bergerak di bidang lingkungan hidup, Kamis (2/7/2020).

Pencemaran di laut menurut Eka tidak bisa lepas dari kondisi sungai-sungai. "Nah penanganan sungai tidak bisa hanya di hilir, namun juga harus dari hulu," kata Eka.

Dia mengatakan pembangunan bendungan Leuwikeris di sungai Citanduy wilayah Ciamis, bisa membantu penanganan sampah sebelum masuk ke laut.

Eka juga mengaku sempat melakukan peninjauan ke Sagara Anakan atau muara sungai Citanduy. "Pencemaran yang terjadi memang sudah cukup memprihatinkan," kata Eka.

Menurut dia, jangan sampai laut menjadi tempat sampah raksasa yang menampung sampah dari sungai. "Kelestarian ekosistem harus terjaga, agar sektor pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Pangandaran tetap indah dan menarik," kata Eka.

Dia berharap pemerintah bisa menjadi motor penggerak menggalang kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai atau laut. Pemkab Pangandaran menurut dia harus bisa menciptakan sebuah sistem penanganan sampah yang disokong oleh sarana dan prasarana serta penerapan teknologi. "Semakin Pangandaran bisa mempertahankan ekosistem lingkungan maka visi menjadikan Pangandaran sebagai wisata kelas dunia, semakin dekat," kata Eka.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Kusdiana mengatakan pembangunan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan selama ini menjadi tantangan bagi pemerintah.

"Kami berusaha membuka ruang kerjasama dengan semua pihak untuk menjaga lingkungan hutan dan laut kita. Sebagai daerah yang mengandalkan sumber daya alam sebagai penopang perekonomian, khususnya sektor pariwisata. Kami tentu berusaha untuk memberikan perhatian serius pada masalah-masalah lingkungan," kata Kusdiana.

Dia mengapresiasi dukungan dari komunitas pegiat lingkungan yang mau berkontribusi untuk kelestarian lingkungan di Pangandaran.

"Ada banyak jalan keluar yang bisa diimplementasikan oleh jajaran Pemkab, tujuannya agar Pangandaran bisa maju dan lingkungannya terjaga," kata Kusdiana.

(mud/mud)