Predator Seks Sukabumi Ngaku ke Polisi Telah Cabuli 30 Orang Anak

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 20:38 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan (Foto: Andhika Akbarayansyah).
Sukabumis -

FCR pemuda asal Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi dibekuk polisi karena mencabuli empat orang bocah laki-laki. Namun diduga masih ada korban lain yang belum melapor ke polisi.

Pria 23 tahun itu sempat dibawa ke Mapolsek Kalapanunggal sebelum akhirnya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi. Saat itu, FCR mengaku telah mencabuli 30 orang anak-anak.

"Yang bersangkutan kita tangkap di kediamannya, langsung dibawa ke Polsek Kalapa Nunggal dan kita interogasi yang bersangkutan. Kemudian kita tanya yang bersangkutan kurang lebih yang sudah menjadi korban ini dalam pengakuannya sekitar 30 orang," kata Kapolsek Kalapanunggal AKP I Djubaedi kepada detikcom, Rabu (1/7/2020).

Djubaedi memperlihatkan wajah pelaku melalui telepon selulernya. Dalam foto itu pelaku terlihat mengenakan kaus abu-abu bertuliskan Bronx 1998.

"Motif yang dilakukan oleh terduga pelaku yaitu dengan cara mengiming-imingi korban itu mau dikasih ilmu kebal semacam ilmu kedigdayaan dan korbannya mungkin ada yang mau akhirnya terjadilah seperti itu," jelas Djubaedi.

Dijelaskan juga, dia menyebut usia rata-rata korban masih bersekolah SMP antara usia 13-15 tahun. Usai interogasi awal, pelaku kemudian dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Sukabumi.

"Yang bersangkutan dibawa ke Polres dan ditangani unit PPA Polres Sukabumi. Kita meminta warga kalau memang ada korban yang merasa silahkan datang ke Polsek Kalapanunggal untuk selanjutnya kita antar ke Polres Sukabumi," ungkapnya.

Selain mengimbau warga untuk melapor, Djubaedi juga akan memerintahkan anggotanya untuk menelusuri korban ke perkampungan di sekitar tempat tinggal pelaku.

"Sementara yang baru kita terima kemarin dan sudah di kumpulkan ada 4 orang (korban), rencananya hari ini korban yang lain kita cari dan kita berikan pemahaman silahkan membuat laporan. Pengakuan yang bersangkutan ada 30 tetapi fakta aslinya kita tidak tau secara persis nanti kan ada pemeriksaan ini dan masih berlanjut," ujarnya.

Sementara itu, NT paman dari pelaku mengaku kaget. Dia menilai tidak ada gelagat mencurigakan dari keseharian FCR.

"Kesehariannya baik, tidak menunjukkan sikap yang aneh, sosialnya tinggi dia banyak mengumpulkan anak-anak buat latihan musik. Kegiatannya positif kita tidak tahu ada hal negatif di sini. Ngumpulin anak-anak buat latihan band, kadang bantu-bantu ambil pasir, batu. Dia sering bergaul enggak ada sikap yang negatif. Layaknya seperti orang lain pada umumnya," kata NT saat ditemui detikcom, Rabu (1/7/2020).

Selain memiliki sikap baik dan berjiwa sosial, FCR juga dinilai memiliki perawakan lumayan wajah yang cukup ganteng. Cukup mudah baginya untuk mendapatkan pasangan dari lawan jenisnya.

"Warga kaget, saya sendiri merasa kecolongan terpukul, enggak nyangka dia berperilaku begitu. Padahal dari kondisi fisik juga normal enggak jelek jelek amat, gantenglah enggak mungkin kalau cewek enggak suka sama dia," ujar NT.

(sya/mso)