Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Ciamis Naik 100 Persen

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 13:50 WIB
Suasana pasar hewan di Ciamis
Suasana pasar hewan di Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom).
Ciamis -

Jelang Idul Adha, tingkat penjualan hewan ternak di beberapa pasar hewan di kabupaten Ciamis mengalami peningkatan hingga lebih dari 100 persen.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Syarif Hidayat mengatakan di Pasar Ternak Rancah, untuk penjualan sapi kini bisa sampai 80 ekor. Biasanya setiap pasar ternak dibuka transaksi hanya 15-20 ekor. Sedangkan untuk domba seperti di Pasar Ternak Cigembor dari biasanya hanya 80 ekor, kini bisa mencapai 150 ekor.

"Hewan ternak itu dari berbagai daerah, seperti Bogor, Depok, Bekasi, Tasikmalaya dan beberapa daerah lainnya dari luar Jabar. Memang sekarang meski ada pandemi, penjualan meningkat menjelang Idul Adha. Dari 8 pasar ternak yang ada di Ciamis semuanya naik signifikan," kata Syarif saat ditemui di kantornya Jalan Yos Sudarso Ciamis, Rabu (1/7/2020).

Sementara untuk harga, kata dia, saat ini masih cukup stabil. Untuk domba berkisa antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per ekor. Sedangkan sapi Rp 18 jut-Rp 20 juta per ekor.

"Harga hewan kurban sapi dan domba masih cukup stabil, ada kenaikan juga tidak signifikan," katanya.

Meski transaksi penjualan meningkat di pasar ternak, namun jumlah hewan kurban yang dipotong diprediksi turun dari tahun sebelumnya. Tahun 2019 lalu, ada sapi 3.899 ekor, kerbau 6 ekor, domba 4.860 ekor dan kambing 4.501 ekor yang disembelih saat perayaan Idul Adha.

"Kemungkinan diprediksi ada penurunan karena memang kondisinya masih pandemi COVID-19. Karena masyarakat saat ini banyak yang terdampak," ucapnya.

Alasan lainnya, para bandar dan peternak di Ciamis kini lebih memilih mengurangi persediaan. Biasanya menyediakan banyak hewan kurban hingga 2 kali lipat. Namun sekarang hanya menyediakan yang sudah dipastikan laku terjual.

"Ada kekhawatiran dari bandar dan peternak. Ternaknya tidak laku sebelum hari H kurban karena pandemi," kata Syarif.

Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Dinas Peternakan telah melengkapi pasar ternak dengan wastafel portabel di semua pasar. Ada 8 pasar ternak di Ciamis, yakni Panawangan, Banjarsari, Ciamis, Lakbok, Pamarican dan 2 di Rancah.

"Kita terapkan protokol kesehatan, penyemprotan kendaraan ternak yang datang. Periksa suhu, semua yang ada di pasar ternak harus pakai masker dan jaga jarak. Kita juga memeriksa kelengkapan surat keterangan kesehatan hewan. Juga pemeriksaan hewan di lokasi. Sejauh ini aman," ujarnya.

(mso/mso)