Bawaslu Ingatkan Panwascam Banten soal Kerentanan Pilkada Saat Pandemi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 19:49 WIB
Ketua Bawaslu RI saat melakukan pantauan verifikasi faktual di Carita, Pandeglang
Ketua Bawaslu RI saat melakukan pantauan verifikasi faktual di Carita, Pandeglang (Foto: Dok Bawaslu Banten)
Serang -

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan ada 4 tahapan Pilkada yang rentan di masa pandemi Corona. Panwascam di seluruh Banten diminta mengingatnya baik-baik dalam melakukan pengawasan.

Yang pertama, Abhan mengatakan bahwa verifikasi faktual dukungan calon perseorangan jadi yang paling rentan. Kedua, pencocokan dan penelitian data pemilih. Ketiga adalah masa kampanye dan terakhir adalah saat pemungutan dan penghitungan suara.

"Empat tahapan ini cukup rentan, karena melibatkan banyak orang," katanya kepada seluruh Panwascam Banten saat rapat pengawasan verifikasi faktual melalui teleconference di Serang, Minggu (28/6/2020).

Ia mengatakan bahwa verifikasi faktual calon perseorangan di Banten berpotensi berujung pada sengketa di Bawaslu. Di PIlkada 2020 ini, penanganan pelanggaran juga lebih pendek waktunya yaitu tiga hari plus dua.

"Untuk itu saya minta jajaran pengawas tetap awas dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan saat mengawasi tahapan-tahapan itu," ujarnya.

Usai teleconference, Ketua Bawaslu juga melakukan pemantauan verifikasi faktual calon perseorangan di Pandeglang dan Cilegon. Pengawasan dilakukan agar penyelenggara melakukan tugas sesuai aturan khususnya di masa pandemi.

"Pengawasan verifikasi faktual memastikan penyelenggara melaksanakan tugas sesuai aturan yang ada, masih ada beberapa hari ke depan jika masih banyak kekurangan dalam pelaksanaanya bisa menjadi bahan perbaikan ke depannya," katanya.

Di tempat sama, Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi mengatakan bahwa ada 237 Panwascam dan 762 PPDK atau Panitia Pengawas Desa dan Kelurahan yang akan melakukan pengawasan di 4 Pilkada di Banten. Semua pengawas juga harus menjalani rapid test sebelum dan sesudah melakukan pengawasan.

"Pengawas juga agar meningkatkan koordinasi dan kemampuan pengawasan serta melakukan protokol kesehatan dengan ketat,"ujarnya.

Tonton video 'Bawaslu Buka-bukaan Kerawanan Pilkada 2020':

(bri/mud)