Masa Kedaluwarsa Surat Bebas COVID-19 di Bandara Husein Diperpanjang

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 13:26 WIB
Bandara Husein Sastranegara Bandung
Foto: Yudha Maulana
Bandung -

Penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat kini menjadi lebih mudah di era new normal. Penumpang kini diberikan syarat yang lebih longgar, terkait dokumen kesehatan yang diperlukan untuk penerbangan.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Nasional menerbitkan Surat Edaran No 9 Tahun 2020 yang diterbitkan pada 26 Juni 2020. Di dalam surat itu diatur mengenai masa kedaluwarsa surat keterangan negatif COVID-19 baik rapid test atau pun swab test selama 14 hari.

Plt EGM PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung R Iwan Winaya Mahdar mengatakan, sebelum terbitnya SE tersebut masa kadaluarsa surat rapid test hanya 3 hari, sedangkan untuk PCR berlaku 7 hari sejak keberangkatan.

"Jadi sekarang lebih mudah untuk terbang. Karena masa kedaluwarsa surat rapid tes dan PCR yang lebih panjang, yakni 14 hari. Jadi kalau penumpang melakukan perjalanan 5 hari, dia tidak perlu lagi melakukan rapid test lagi cukup dengan dokumen kesehatan yang ada," kata Iwan saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/6/2020).

Tonton juga 'Takut Dikarantina, 3 Penumpang Kapal Palsukan Surat Bebas COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]

Ia berharap industri penerbangan bisa kembali bergeliat seiring dengan terbitnya SE No 9 tersebut. Meskipun hingga sekarang, perlahan lalu lintas (traffic) penumpang di bandara perlahan mulai merangkak naik.

"Harapannya supaya lebih menuju penerbangan yang normal traffic semakin ramai. Walau memang masalah traffic penumpang tergantung dari daya beli masyarakat. Pemerintah membantu mengatur batas atas dan batas bawah;" ujarnya.

Iwan melaporkan sejak 1 Juni hingga 26 Juni, terdapat 1.432 penumpang dari 40 penerbangan domestik dan 1.234 penumpang dari 45 keberangkatan penerbangan domestik.

(yum/ern)