Kata Pedagang Cuanki Garut soal Aksi 'Ludahi Mangkuk' di Jakarta

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 19:08 WIB
Cuanki Wildan Otten
Ilustrasi cuanki (Foto: dok. detikFood / Riska Fitria)
Garut -

Pedagang cuanki asal Garut angkat bicara terkait ulah oknum pedagang bernama Windra yang kedapatan meludahi mangkuk pembeli. Aksi Windra itu bikin geger warga Jakarta.

Detikcom berbincang dengan salah satu pedagang bakso cuanki asal Garut bernama Oha (33). Oha mengatakan tidak mengetahui kejadian tersebut.

"Tidak tau, tapi kalau dengar ceritanya saya kaget juga bisa ada kejadian seperti itu. Kalau kata orang Garut mah eweuh gawe (enggak ada kerjaan)," kata Oha, Jumat (26/6/2020).

Secara pribadi, Oha yang sudah bertahun berprofesi sebagai pedagang cuanki tersebut mengaku tidak mengenal Windra. Sebab, Windra bukan pedagang bakso cuanki yang berasal dari Kecamatan Singajaya seperti kebanyakan para pedagang cuanki lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Windra sendiri saat dikonfirmasi polisi mengaku nekat meludahi mangkuk tersebut lantaran mengamalkan anjuran dukun atau guru spiritualnya. Aksi gila itu dilakukan agar dagangannya laku.

Oha mengatakan, aksi tersebut sangat jarang dilakukan para pedagang bakso cuanki. Oha mengaku dia dan teman-temannya tidak pernah melakukan ritual semacam itu.

"Yang saya tahu kita enggak pernah seperti itu, apalagi sampai meludahi mangkuk pembeli. Kalau jualan ya sehat-sehat aja enggak perlu sampai gitu biar laku," kata warga Singajaya itu.

Oha sendiri memastikan bahwa dia dan rekan-rekan pedagang bakso cuanki asal Singajaya selalu memperhatikan kebersihan saat berjualan.

"Kalau disebut kampung cuanki enggak juga, tapi memang ada banyak orang Singajaya yang jualan cuanki khususnya di kota besar," kata Oha.

"Kita selalu perhatikan kebersihan, dari mulai penyajian, cuci mangkuk hingga sampah bekas mi instan kita selalu bersih," tutup Oha.

(mud/mud)