Turap di Sungai Cibeet Akhirnya Dibongkar!

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 18:42 WIB
Pembongkaran turap di Sungai Cibeet
Pembongkaran turap di Sungai Cibeet (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom).
Karawang -

Dinding turap yang mempersempit Sungai Cibeet akhirnya dibongkar. Dinding turap itu sebelumnya dipasang oleh pengusaha asal Bekasi untuk membangun water park.

"Pembongkaran ini merupakan contoh tindakan administratif yang dapat dikenakan kepada masyarakat yang melanggar bidang penataan ruang. Pemasangan (turap) di tengah sungai ini merupakan pelanggaran hukum," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil usai mengawasi pembongkaran tersebut, Kamis (25/6/2020).

Siang itu, Sofyan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memantau langsung pembongkaran 243 batang sheetpile atau dinding turap yang dipasang oleh Pasaribu, pemilik Dwi Sari Waterpark.

"Struktur beton Dwisari Waterpark seluas kurang lebih 945 meter persegi berada pada sempadan sungai yang memiliki fungsi sebagai kawasan lindung. Ini tidak bisa ditolerir," tutur Sofyan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menilai, Pasaribu yang memasang turap hingga membuat Sungai Cibeet menjadi sempit telah kebablasan. "Pasaribu bermaksud melindungi tanahnya yang tergerus sungai. Tapi dengan memasang beton sampai ke tengah sungai itu kebablasan. Karena berpotensi merubah struktur sungai," kata Basuki.

Enam bulan lalu, warga Karawang di bantaran Sungai Cibeet dikagetkan dengan pemasangan dinding beton hingga ke tengah sungai. Warga Khawatir melihat Sungai Cibeet yang menyempit hingga setengahnya.

Dinding beton itu dipasang di bantaran sungai Cibeet, Kampung Ciranggon RT01 RW01, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengkonfirmasi jika pemasangan turap tersebut tak berizin. Turap dipasang oleh Pasaribu, seorang pengusaha untuk membangun waterpark.

(mso/mso)