Warga Sukabumi Bikin Parodi Menyelam di Titik Lokasi 'Kapal Karam'

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 16:36 WIB
Warga sukabumi parodi di titik kapal karam
Foto: istimewa
Sukabumi -

Teka-teki penampakan 'kapal karam' di google maps yang sempat membuat heboh beberapa waktu lalu sudah terungkap. Namun hal itu masih membuat warga dpesisir Pantai Cikembang, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok gemas karena merasa jadi korban candaan google maps.

Salahsatunya Jaka Suherman, warga setempat. Ia pun membalasnya dengan melakukan aksi paradi menyelam di titik koordinat 'kapal karam' tersebut. Aksinya ditayangkan live melalui akun media sosialnya dan kini menjadi viral. Ia menyelam dan seolah menemukan barang-barang mulai dari tanduk kerbau, daster hingga helm tengkorak. Padahal batang-barang itu ia bawa dari rumah.

"Awalnya kami kaget dengan viralnya benda seolah di bawah permukaan air di Pantai Cikembang, asumsi yang saat itu kami utarakan kepada media juga berdasar keterangan sesepuh nelayan kalau di lokasi itu memang banyak ikan karena adanya badong atau semacam rumpon yang terbentuk dari bangkai kapal," ungkap Jaka, Rabu (24/6/2020).

Namun Badong yang dimaksud Jaka memang banyak dibuat oleh para pemancing yang nantinya akan dibuat spot mancing. Setelah Polisi Perairan dan TNI AL mendatangi lokasi dan titik spot kapal itu tidak terlihat, Jaka mulai meragukan visual yang ada di aplikasi peta milik google tersebut.

"Tapi saya berterimakasih, karena dengan viralnya penampakan benda itu orang ramai-ramai mencari tahu lokasi ini. Tidak sedikit juga yang berniat datang ke sini karena lokasinya memang indah dan layak dijual sebagai potensi wisata, kalaupun belakangan diketahui itu bukan kapal karam saya anggap itu sekedar gurauan atau candaan dari mbah google," tutur Jaka seraya tertawa.

Aksi paradi menyelam dilakukan Jaka untuk 'membalas' candaan google maps. "Daster punya istri, helm dengan motif tengkorak, ember dan lain-lain juga saya bawa dari rumah. Saya nyemplung juga hanya sebentar dan tidak sampai kedalaman tertentu muterin perahu ngambil barang lalu muncul lagi di depan kamera," lanjutnya.

Alhasil, video yang dibuat secara langsung di beranda medsos 'Mbah Goong' itu ramai dikomentari kocak oleh ratusan warganet. Bukan hanya itu, Jaka juga mengaku kena damprat sang istri karena daster yang ia bawa tersebut merupakan milik istrinya.

"Itu punya istri, karena dia lihat live di Facebook langsung begitu pulang sudah nunggu dan alhasil kena omelan," lirihnya.


Meskipun begitu, Jaka berterimakasih kepada warganet dan google maps karena berkat benda mirip kapal karam itu membuat wilayahnya dikenal lebih jauh. Aksi menyelamnya juga sebagai tanda bahwa lokasi pantai aman diselami dengan gugusan karang bawah laut yang indah untuk dinikmati.

"Kalau penasaran silahkan datang ke tempat ini, hobi diving, mancing berlayar bisa langsung lihat bagaimana indahnya Pantai Cikembang," pungkas Jaka.

Manajer Administrasi PT Indonesia Power UJP Palabuhanratu Irwanto menjelaskan gambar perahu samar itu adalah kapal yang tengah bongkar muat batu bara karena situasi ombak besar.

Menurut Irwanto aktivitas bongkar muat itu dilakukan karena situasi ombak besar hingga akhirnya terpaksa dilakukan di perairan tersebut yang kemudian tertangkap oleh citra satelit google.

"Dulu kan karena ombak gede, ditampung dulu di tongkang baru digiring ke sini (PLTU)," ujarnya.

Terkait hasil citra satelit google Irwanto menduga gambar sebelumnya tertumpuk dengan gambar terbaru. "Ditumpuk gambarnya, kelihatannya jadi seperti kapal karam," jelas Irwanto.

(sya/ern)