Mengintip Aksi Anak-anak Penggila BMX Minicross di Pangandaran

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 09:21 WIB
BMX minicross di pangandaran
Foto: Faizal Amiruddin
Pangandaran -

Demam bersepeda tak hanya terjadi di kota-kota besar, di wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran pun tren gowes tengah melanda. Setiap pagi atau petang, dengan mudah kita jumpai warga yang asyik bersepeda menyusuri jalan pesisir pantai Pangandaran.

Selain para pesepeda "Askes" alias asal kesang (asal berkeringat) yang wara-wiri di pantai, di sebuah tanah lapang tak jauh dari kawasan Pasar Wisata Pangandaran terdapat sekelompok anak-anak yang tengah tekun berlatih BMX minicross.

Dengan cekatan, anak-anak usia sekolah itu melibas sirkuit tanah yang berliku dan dipenuhi ragam rintangan. Sesekali mereka terbang saat melewati rintangan atau melakukan manuver miring saat melibas berm atau tikungan setengah lingkaran.

Olahraga sepeda BMX minicross adalah salah satu genre olahraga bersepeda yang sedang digandrungi anak-anak. Disamping genre sepeda lainnya baik itu downhill, road race, touring, sepeda lipat, low rider dan lainnya.

Sesuai dengan namanya, BMX minicross khusus menggunakan sepeda BMX.

"Beda antara BMX mincross dengan downhill, yang jelas sepedanya. Kalau downhill pakai sepeda gunung. Kemudian kalau downhill bermain di lintasan menurun dan berlokasi di alam bebas. Kalau BMX minicross di sirkuit dengan kontur lintasan beragam," papar Suswanto, Ketua Pangandaran BMX Team, Selasa (23/6/2020) petang.

BMX minicross di pangandaranBMX minicross di pangandaran Foto: Faizal Amiruddin


Pangandaran BMX Team memiliki 14 anak asuh yang sudah bisa dibilang mahir serta menjuarai berbagai even perlombaan. "Dalam sepekan kami berlatih 4 kali. Setelah kemarin sempat terhenti karena pandemi Corona, sekarang mulai berlatih kembali," kata Suswanto.

Dia mengatakan kendati tergolong olahraga ekstrem, namun BMX minicross ini memiliki dampak positif bagi anak-anak. "Selain olahraga, BMX minicross ini juga melatih mental dan jiwa sportifitas. Tadi bisa dilihat ketika mereka terjatuh, mereka tahan banting walau disoraki tak menangis. Padahal usianya baru 5 tahun," kata Suswanto.

Latihan BMX Minicross juga menurut Suswanto membuat anak-anak atau siapa pun jadi memiliki skill yang cukup untuk menjajal ke jenis olahraga sepeda lainnya. "Kalau dasarnya belajar BMX Minicross, mau diajak downhill siap, diajak freestyle bisa, mau road race apalagi. Itu karena mereka terbiasa melintas di berbagai kondisi jalan," kata Suswanto.

Dia mengatakan selama ini sudah melanglang ke berbagai event kompetisi di berbagai kota. Selama itu sudah banyak prestasi yang diraih oleh anak asuhnya. "Biasanya kalau ada event kami patungan. Alhamdulillah kekeluargaan di antara komunitas terjalin erat," kata Suswanto.

Suswanto mengatakan apabilaorangtua yang ingin melatih anaknya bermain BMX, pihaknya menerima dengan tangan terbuka. "Mari berlatih bersama kami. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun boleh. Mari kita bersama menikmati lonjakan adrenalin di sirkuit BMX," ajak Suswanto.

(ern/ern)