Berkah di Balik Wabah, Pasar Digital Jadi Ceruk Baru Pengusaha Ritel

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 20:26 WIB
Pengusaha Ritel di Bandung
Pegawai toko menemani konsumen yang tengah memilih bahan untuk undangan. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Pandemi COVID-19 tak selamanya menakutkan, adanya wabah malah membawa berkah bagi pebisnis ritel di Kota Bandung. Pasar online malah menjadi ceruk baru untuk meraup pundi-pundi laba yang sebelumnya tak terjangkau.

Alvin Effendy (30), pengusaha muda asal Bandung, sempat menutup toko plastiknya sebelum pemerintah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), atau tepatnya saat COVID-19 pertama kali terdeteksi di Jawa Barat pada awal Maret lalu.

Ditutupnya toko, kata Alvin, otomatis berdampak pada merosotnya omzet. Apalagi mayoritas penjualan, dilakukan dari pengunjung yang datang langsung ke toko.

"Saya khawatir para karyawan tertular kan di sini pengunjungnya heterogen, pada saat itu toko plastiknya kita benar-benar tutup offline. Di situ benar-benar enggak ada pemasukan sama sekali. Tapi kita enggak berhenti di sana, kita coba fokuskan ke online," ujar Alvin saat ditemui detikcom di tokonya, kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, Sabtu (20/6/2020).

Ia pun akhirnya mulai mengumpulkan berbagai buku untuk menunjang penjualan di dunia digital, termasuk mengikuti webinar penjualan daring. Ilmu yang ia dapatkan kemudian ditularkan kepada karyawan-karyawannya.

"Persiapan digitalisasi sebetulnya sudah dilakukan selama satu tahun sebelumnya, tapi saat COVID-19 ini kita fokuskan kembali untuk meraih penghasilan bagaimana caranya. Akhirnya karyawan juga melakukan sambil learning by doing. Kita berlatih bersama soal strategi iklan, copywriting, itu butuh waktu, tapi saya percaya dengan karyawan-karyawan saya," tutur Alvin yang mengelola Toko Plastik OPP Berlian 90 itu.

Tonton juga 'Keren! Ada Pasar Digital Berkonsep Alam di Purworejo':

[Gambas:Video 20detik]