Berkah di Balik Wabah, Pasar Digital Jadi Ceruk Baru Pengusaha Ritel

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 20:26 WIB
Pengusaha Ritel di Bandung
Pegawai toko menemani konsumen yang tengah memilih bahan untuk undangan. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Alvin mulai rajin membuka toko digital di berbagai platform e-commerce Indonesia. Optimasi iklan di media sosial dan mesin pencari Google pun dilakukan bersama karyawan di tokonya.

Akhirnya usahanya pun membuahkan hasil, pada masa pandemi ini Alvin berhasil menaikkan omzetnya lima kali lipat pada penjualan digital. Sebelum pandemi, ia hanya mengirimkan 200 paket per hari, namun pada saat pandemi ia bisa mengirimkan 1.000 paket per hari.

Penjualan yang biasanya hanya dilakukan di dalam provinsi, kini telah menembus batas provinsi dan luar Jawa. Bahkan, ia pun mengirimkan paket ke Malaysia.

"Memang tidak mudah, itu butuh waktu dan tiap platform berbeda-beda karakteristiknya. E-commerce itu seperti menanam benih dan hasil buahnya itu kita petik kemudian, awalnya sih ada yang pesan satu atau dua juga sudah berterima kasih, sekarang kita belajar strategi marketing online," ujar Alvin.

Pengusaha Ritel di BandungAlvin Effendy (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Saat mayoritas toko lain merumahkan karyawannya, Alvin tetap membuat usaha dan karyawannya tetap produktif. "Sekarang karyawan juga bisa belajar menjadi admin, checking barang, packing. Ibaratnya kita melaju di dalam sebuah kapal yang sama. Saya tidak mau merumahkan karyawan, THR juga kemarin diberikan," katanya.

"Daripada kita berkeluh kesah, lebih baik kita fokus pada solusi. Intinya, harus cepat beradaptasi," ucap Alvin.