Sebelum Wafat, Pramono Edhie Berniat Memanen Bunga Krisan di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 14 Jun 2020 16:34 WIB
Lahan bunga krisan milik Pramono Edhie yang siap dipanen dalam beberapa hari ke depan
Lahan bunga krisan milik Pramono Edhie yang siap dipanen dalam beberapa hari ke depan (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Almarhum Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo sempat berencana untuk kembali ke Cianjur, memanen bunga krisan di kebun bunga miliknya di Kecamatan Sukaresmi Jumat (26/6) mendatang.

"Hari Sabtu bapak bilang, InsyaAllah minggu depan, hari Jumat ke sini lagi mau panen bunga krisan. Sekarang kan sudah mulai berbunga, panennya beberapa hari lagi," ujar Ujang Saepudin (33) pekerja harian di vila Pramono Edhie kepada detikcom, Minggu (14/6/2020).

Menurutnya, Pramono Edhie memang sudah lama berkeinginan memiliki kebun bunga krisan, bunga siah yang indah dengan beragam warga.

Lahan seluas 4 hektar pun sebagiannya ia tanami bunga krisan, mulai dari warna putih, kuning, merah muda, hingga ungu.

"Kemarin juga sempat foto-foto lahan bunga krisannya. Karena memang sejak awal bapak ingin punya krisan, dan minggu depan mulai bisa dipanen," ungkap Ujang.

Meski sudah merencanakan hal tersebut, takdir berkata lain. Mantan KSAD itu terkena serangan jantung dan meninggal di RSUD Cimacan Sabtu (13/6/2020) malam.

Ujang menambahkan, saat datang ke Cianjur, adik dari almarhum Ani Yudhoyono itu dalam keadaan sehat, tidak menunjukan sedang sakit.

"Tidak ada gejala, kelihatan sehat bapak (Pramono Edie). Mulai mengeluhkan sakit itu sewaktu berkeliling, di dekat saung kebun bunga. Saya juga kaget dan sedih, dapat kabar bapak meninggal," tuturnya.

(mud/mud)