Catat! Ini 10 Protokol untuk Pesantren di Era New Normal Jabar

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 19:25 WIB
Poster
Ilustrasi (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan 10 rancangan protokol kesehatan untuk pesantren di era kenormalan baru (new normal). Hal itu Uu sampaikan saat konferensi video dengan perwakilan pengurus pondok pesantren (ponpes) se-Jabar dari Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (5/6/2020).

Kepada 59 pimpinan ponpes, pengurus, hingga perwakilan ormas yang mengikuti pertemuan online ini, Kang Uu yang juga Panglima Santri Jabar, menyampaikan rancangan 10 protokol kesehatan dari Pemprov Jabar untuk ponpes, baik salafiyah maupun pesantren dengan sekolah.

Pertama, seluruh santri di lingkungan ponpes harus memakai masker. Kedua, santri selalu di cek suhu tubuhnya. Ketiga, santri harus selalu mencuci tangan setiap beraktivitas. Keempat, pengurus ponpes harus menyiapkan fasilitas cuci tangan di setiap tempat.

Kelima, ponpes harus mengecek secara rutin kesehatan para usta dan pengajar. Keenam, penghuni ponpes dianjurkan mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Ketujuh, rutin membersihkan fasilitas ponpes dengan disinfektan.

Kedelapan, pesantren harus menyiapkan ruang isolasi proporsional, disesuaikan dengan jumlah santri, sebagai tindakan pertama jika ada kasus agar tidak menularkan ke santri lain. Kesembilan, jika ada kasus, segera hubungi layanan kesehatan. Kesepuluh, yakni mengimbau para kiai untuk selalu memimpin doa atau selawat.

"Ini rancangan bagi kami untuk membuat keputusan. Di mal, masjid, sudah ada SOP. Tapi (untuk SOP) pesantren tidak bisa gegabah, tidak bisa membuat keputusan tanpa terima masukan dari kiai atau ulama karena mereka yang paham situasi kondisi pesantrennya," ucap Uu.

"(10 poin) ini belum ditetapkan karena menunggu dan mendengar masukan dari kiai. Nanti kami rumuskan kembali dan keputusan (baru) akan disampaikan lagi kepada para kiai," tutur Uu menambahkan.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3