386 Warga Pangandaran Batal Berangkat Haji Tahun Ini

Faizal Amiruddin - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 22:20 WIB
Ilustrasi haji
Ilustrasi ibadah haji (ilustrator: Mindra Purnomo/detikcom)
Pangandaran -

MUI dan Kemenag Kabupaten Pangandaran segera melaksanakan sosialisasi dan pemahaman kepada 386 calon jemaah haji asal Pangandaran batal berangkat ibadah haji tahun ini.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat mengatakan dalam ajaran Islam menjaga keselamatan jiwa, termasuk menjaga akal, keturunan dan kekayaan, harus diutamakan. "Alasan pembatalan untuk menjaga jiwa supaya jemaah haji itu bisa selamat dari bahaya wabah virus COVID-19," ujar Cece, Senin (2/6/2020).

"Karena secara administrasi sudah selesai, paspor juga sudah selesai. Tinggal menunggu kesiapan dibukanya Arab Saudi. Artinya beberapa hari kemarin pemerintah sudah siap untuk memberangkatkan calon haji ke Arab Saudi," Cece menambahkan.

Cece meminta calon haji yang reguler dan petugas yang mendampingi jangan merasa khawatir. Karena, sambung dia, mereka akan menjadi prioritas untuk pemberangkatan haji pada 2021.

Ketua MUI Kabupaten Pangandaran Otong Aminudin menyetujui dengan adanya pembatalan pemberangkatan para calon jemaah haji tersebut. Ia mengingatkan soal kondisi pandemi Corona atau COVID-19 di Arab Saudi.

"Apalagi baru sampai di Arab Saudi harus dikarantina dulu. Jadi pelaksanaan ibadah hajinya tidak penuh. Jadi malah buang-buang waktu, tenaga dan uang," ujar Otong.

Pihaknya bersama pemerintah daerah dan Kementerian Agama akan memberikan pemahaman kepada para calon haji terkait maksud pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini.

(bbn/bbn)