Terdampak Proyek Tol Bocimi, Ratusan Makam Dipindahkan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 21:58 WIB
Ratusan makam di Sukabumi dipindahkan karena terdampak proyek tol Bocimi
Ratusan makam di Sukabumi dipindahkan karena terdampak proyek tol Bocimi (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Ratusan kuburan warga di Kampung Ciambar Kolot, Desa/Kecamatan Ciambar, terkena gusuran proyek jalan tol Bocimi. Pemindahan makam disaksikan langsung oleh pihak keluarga.

Pemindahan kuburan akibat tergusur proyek jalan tol itu dilakukan sejak Sabtu (30/5/2020) hingga Minggu (31/5/2020). Setiap keluarga mendapatkan uang pengganti senilai Rp 1,8 juta untuk biaya pemindahan kuburan dan pengurusan jasad di lokasi yang baru.

"Iya betul, sudah mulai dari Sabtu sampai hari ini masih berjalan, sekitar kurang lebih ada 960 kuburan di pindahkan ke lokasi yang baru sekitar 100 meter tidak jauh dari lahan kuburan sebelumnya," kata Kepala Desa Ciambar Suparkah kepada wartawan.

Suparkah juga membenarkan terkait uang pengganti yang diterima pihak keluarga yang diberikan oleh pengelola jalan tol melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Setiap pemindahan kuburan pihak Bocimi melalui PUPR menganggarkan kurang lebih Rp 1,8 juta untuk pengerjaan pemindahan dan pembenahan akhir," sambungnya.

Dihubungi terpisah, Camat Ciambar Pendi Ependi mengatakan situasi pemindahan makam berlangsung kondusif. Menurutnya penyaluran uang pengganti untuk keluarga pemilik makam juga melalui kelompok masyarakat.

"Situasi kondusif, untuk kuburan yang dipindah alihkan ada uang untuk biaya pembenahan diberikan oleh (kementerian) PUPR melalui BPN lalu diberikan kepada rekening panitia non pemerintah, ke Kelompok Masyarakat. Yang mengukur kan pihak BPN," terang Pendi.

Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi adalah jalan tol yang membentang sepanjang 53,6 kilometer yang menghubungkan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dengan Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Pada sesi terakhir, tol ini baru berfungsi pintu keluar dan masuk di wilayah perbatasan Sukabumi - Bogor atau tepatnya di wilayah Benda, Kabupaten Sukabumi.

(sya/mud)