Antisipasi Klaster Pasar Antri Cimahi Meluas, 200 Pedagang Rapid Test

Whisnu Pradana - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 13:37 WIB
200 pedagang pasar Antri Cimahi jalani rapid test
200 pedagang pasar Antri Cimahi jalani rapid test (Foto: Istimewa)
Cimahi -

Sebanyak 200 pedagang Pasar Atas dan Pasar Antri Kota Cimahi menjalani rapid test untuk memetakan penyebaran Corona Virus Disease atau COVID-19.

Rapid test yang dilaksanakan di area Pasar Atas Cimahi itu juga merupakan upaya tindak lanjut mengetahui penyebaran COVID-19 dari klaster Pasar Antri yang saat ini masih belum diketahui penyebarannya secara utuh.

"Betul sekarang sedang dilakukan rapid test untuk pedagang di Pasar Atas dan Pasar Antri. Totalnya 200 pedagang yang ikut, tapi diutamakan untuk yang Pasar Antri," ujar Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi Harjono, saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Tes tersebut juga dilakukan lantaran ada potensi penyebaran dari klaster Pasar Antri ke pasar lainnya lantaran pembeli berpindah tujuan belanja setelah Pasar Antri ditutup sejak 24 Mei selama 14 hari.

"Karena yang belanja ini kan sekarang menyebar ke pasar tradisional lainnya setelah Pasar Antri ditutup, jadi harus diantisipasi potensi penyebaran COVID-19 di pasar lainnya," bebernya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil swab test ke dua yang dilakukan terhadap 130 orang warga dan pedagang di Pasar Antri Cimahi. Sementara hasil swab test pertama hasilnya dua orang positif.

"Untuk swab test ke dua masih ditunggu hasilnya, sekitar seminggu. Untuk swab test pertama yg 78 pedagang, hasilnya sudah keluar, dua orang positif sisanya negatif," terangnya.

Cimahi sendiri saat ini masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional tahap 4 hingga 12 Juni mendatang.

"Kita perpanjang lagi PSBB sampai 12 Juni, karena rekomendasi Pak Gubernur Jabar, daerah yang masuk zona merah dan kuning tetap lanjut PSBB. Cimahi alhamdulillah bergeser dari zona merah ke zona kuning," tandasnya.

(mud/mud)