Bendung 1,4 Juta Pemudik, Dishub Jabar Siagakan 22 Pos Periksa SIKM

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 15:08 WIB
Poster
Ilustrasi pemudik (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Dinas Perhubungan Jabar akan menyiagakan pos pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di 22 titik penyekatan. Hal itu dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya gelombang arus balik yang diprediksi akan dilakukan lebih dari 1,4 juta pemudik.

Kadishub Jabar Hery Antasari mengatakan, sebelum muncul larangan mudik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebanyak 300 pemudik dini telah tiba di Jabar sampai Maret lalu.

"Berdasarkan diskusi dengan Kementerian Perhubungan diperkirakan ada 1,4 juta orang mudik. 1,4 juta telah melakukan mudik, maka jumlah arus balik bakal lebih dari itu. Kita harapkan itu tidak terjadi. Karena pandemik belum mereda, maka belum tentu memberi harapan pekerjaan baru," kata Hery Antasari via telepon, Senin (25/5).

Menurutnya, jika pengendara tak bisa menunjukkan SIKM, maka akan dipaksa untuk melakukan putar balik. Dishub pun akan menyiagakan 1.700 personel, dibantu petugas gabungan dari TNI-Polri, tim medis dan relawan untuk membendung pemudik.

"Jawa Barat merupakan lintasan utama pemudik, bahkan pemudik yang tujuannya tidak ke Jawa Barat. Jalur tengah, lewat pantura, malah sekarang banyak jalur tikus. Kita juga antisipasi jalur Jabar Selatan yang bakal dijadikan jalur alternatif dengan memasang penyekatan di Cilacap," katanya.

Penyekatan pun, ujar Hery, dilakukan oleh masing-masing gugus tugas di daerah tujuan pemudik sesuai instruksi dari gugus tugas nasional.

"Gugus tugas pusat telah menginstruksikan semua unsur di Jabar, Jateng, Jatim, Banten, dan Lampung mulai menyekat sejak di daerah masing-masing," ucapnya.

(yum/mud)