Warga Boleh Salat Id di Masjid, Bupati Garut: Pakai Masker-Jaga Jarak

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 20:23 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan.
Bupati Garut Rudy Gunawan (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut -

Bupati Garut Rudy Gunawan memperbolehkan warganya untuk melaksanakan salat Idul Fitri berjemaah di luar rumah. Tapi, mereka harus menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Corona atau COVID-19.

"Untuk besok, jadi pemerintah daerah tidak akan menyelenggarakan salat id yang biasanya terkonsentrasi di Masjid Agung dan Alun-alun. Tapi, mungkin di masjid lain ada ya silakan. Asalkan dengan protokol Coronanya diterapkan," kata Rudy, Sabtu (23/5/2020).

Rudy menjelaskan mereka yang hendak melaksanakan salat id diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan. "Kami tidak melarang melakukan ibadah. Kami hanya mengatur bagaimana beribadah sesuai protokol Corona. Pakai masker, jaga jarak, bawa sejadah sendiri dan sebagainya," ucap Rudy.

Pemkab Garut, Rudy menegaskan, tidak melarang penyelenggaraan salat Idul Fitri. Sebab, kata dia, berdasarkan hasil evaluasi hasil Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemarin, Garut ditetapkan sebagai zona biru COVID-19.

"Garut ini masuk zona biru. Jadi, sebenarnya segala aktivitas bisa dilakukan asal menjaga social distancing dan physical distancing," tutur Rudy.

Kendati memperbolehkan warganya melaksanakan salat Id berjemaah di luar rumah, Rudy memastikan Pemkab Garut tidak menggelar salat Idul Fitri yang biasanya dilaksanakan di Masjid Agung dan Alun-alun Garut.

(bbn/bbn)