Pengacara Bahas Teroris-Gembong Narkoba di Area Sel Habib Bahar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 14:20 WIB
Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith memegang bendera merah putih seusai menjalani sidang putusan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019). Majelis hakim menjatuhi hukuman kepada Bahar bin Smith tiga tahun penjara, denda Rp50 juta dan subsider satu bulan kurungan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Habib Bahar bin Smith (Foto: Antara Foto)
Bandung -

Pengacara Habib Bahar bin Smith protes soal pemindahan Bahar ke Lapas Nusakambangan. Apalagi Bahar kini ditempatkan di sel superketat.

"Kita juga protes keras dan mempertanyakan kenapa klien kami dibawa ke Lapas Batu Nusakambangan tempat para terpidana mati, gembong narkoba kelas kakap dan teroris kelas berat. Apa klien kami masuk kriteria itu? Apa kesalahan sebesar itu? Hingga masuk LP super maximum security?" ucap Azis Yanuar salah satu kuasa hukum Bahar kepada detikcom, Rabu (20/5/2020).

Azis menyatakan alasan Kementerian Hukum dan HAM memindahkan Bahar ke Nusakambangan karena massa pendukungnya demo dinilai berlebihan. "Kemudian karena aksi itu habib Bahar dipindah ke Nusakambangan dengan alasan massa pendukungnya meresahkan ini konyol. Sebab dari mereka ditanggung oleh habib Bahar," kata dia.

"Sangat konyol, arogan dan menunjukkan mental tiran dan mental sultan antikritik. Bukan sebaliknya mental melayani dan pengayoman sebagaimana slogannya dan buruk bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Pengayom hanya pemanis dan slogan belaka," tutur Azis menambahkan.

Sebelumnya, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham memindahkan Bahar ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Alasannya, karena massa simpatisan Bahar membuat keributan di LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

"Simpatisan yang memaksa ingin mengunjungi Habib Bahar berkerumun berteriak-teriak dan melakukan tindakan provokatif yang menyebabkan perusakan fasilitas negara berupa pagar lembaga pemasyarakatan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti kepada wartawan, Rabu (20/5).

Habib Bahar Dipindahkan ke Nusakambangan:

(dir/bbn)