Kisah WN Korea Dapat Hidayah di Bui, Ingin Hatam Al-Qur'an Sebelum Bebas

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 12:01 WIB
Kisah WN Korea menjadi mualaf setelah mendalami Islam di Lapas Cianjur
Kisah WN Korea menjadi mualaf setelah mendalami Islam di Lapas Cianjur (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Setahun tujuh bulan, Kim Kap Han, Warga Negara Korea Selatan berada di balik jeruji besi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Cianjur menjalani masa hukuman atas kesalahan yang diperbuatnya. Namun di Lapas berbasis Pondok Pesantren ini pula, Kim mendapatkan hidayah dan mendalami agama Islam.

Bahkan, pria yang memiliki dua orang anak ini bernazar bisa hatam dan selesai menyalin Al-Quran, sebelum dia menghirup udara segar serta berkumpul bersama keluarga tercintanya.

Kim yang sudah bertahun-tahun tinggal di Indonesia merupakan seorang pengusaha dan pimpinan perusahaan. Namun ia terpaksa harus berurusan dengan hukum dan menjalani masa tahanan terkait kasus bea dan cukai.

Setelah diputuskan oleh pengadilan, ia harus menghabiskan 2 tahun lebih berada di Lapas kela IIB Cianjur.

"Kasusnya bea dan cukai, masa tahanan saya 2 tahun tiga bulan oleh pengadilan. Sekarang sudah 1 tahun 7 bulan, tinggal beberapa bulan lagi bisa bebas," ujar Kim saat ditemui detik.com di Lapas Cianjur, belum lama ini.

Namun, di dalam lapas Kim mendapatkan hidayah. Kim mulai mengenal dan mendalami Islam.

Lapas Cianjur yang menerapkan pola pendidikan layaknya pondok pesantren, membuat Kim bisa belajar banyak tentang Islam, beribadah, belajar membaca dan menulis Al-Quran.

"Alhamdulillah, sekarang sudah bisa membaca Al-Quran. Mengenal lebih dalam Islam dari pada ustadz dan pengurus pesantren di dalam Lapas Cianjur ini," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3