Satu Keluarga di Indramayu Positif COVID-19, Orang yang Pernah Kontak Dilacak

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 20:53 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Bandung -

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) COVID-19 Jabar akan melacak kontak di Kabupaten Indramayu, menyusul satu keluarga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Juru Bicara GTPP COVID-19 Jabar Berli Hamdani mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan GTPP Kabupaten Indramayu untuk memblokade pergerakan virus Corona.

"Ada penambahan 5 kasus di satu keluarga di Indramayu. Kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas Indramayu untuk melaksanakan surveilance, pelacakan kontak, pemeriksaan RDT (rapid diagnostic test) dan tes swab dengan metode PCR (polymerase chain reaction), serta pemantauan ODP dan PDP," kata Berli, Jumat (15/5/20).

Berli mengatakan, sebagai antisipatif keterlambatan hasil tes swab, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah diambil spesimen harus diisolasi dan dipantau secara ketat. Di saat bersamaan, pelacakan orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien dilakukan sebagai deteksi dini agar penularan tidak meluas.

"Dilakukan tracing kontak erat untuk deteksi, isolasi, dan pemantauan erat. Akan juga dilakukan rapid test atau tes swab sesuai dengan risiko dan ketersediaan logistik kepada orang-orang yang menjalin kontak dengan PDP. Itu dilakukan agar kasus positif dari transmisi lokal tidak melonjak," ucapnya.


Berli mengatakan, jenazah suspek COVID-19 di Jabar diperlakukan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan Kementerian Kesehatan dan WHO.

Selain itu, WHO pun telah memperbarui pedoman bahwa orang yang meninggal bergejala klinis diduga COVID-19 harus dimasukkan sebagai korban pandemi. Dengan pedoman itu, angka kumulatif kematian bukan saja tercatat dari mereka yang terkonfirmasi positif melalui tes swab, melainkan juga dari mereka yang terduga COVID-19, termasuk ODP dan PDP.

"PDP yang meninggal dunia akan diperlakukan seperti kasus positif, dengan semua kontak erat untuk diisolasi dan melakukan rapid test atau tes swab," ucapnya.

(yum/ern)