Ferdian Paleka cs Di-bully Tahanan, Begini Reaksi Komunitas Waria

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 13:08 WIB
Ferdian Paleka Di-bully
YouTuber Ferdian Paleka (Foto: tangkapan layar video viral)
Bandung -

Kelompok aktivis waria atau transpuan Jawa Barat, Srikandi Pasundan, menyayangkan perundungan yang menimpa YouTuber Ferdian Paleka cs di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung. Kejadian bully yang menimpa Ferdian, Tubagus Fahddinar dan Aidil itu dinilai tak manusiawi.

Terlepas dari aksi prank tak terpuji yang pernah dilakukan kelompok YouTuber asal Bandung itu, beberapa waktu lalu, ulah tahanan tersebut tidak seharusnya terjadi. "Sangat menyayangkan, dia sudah tertangkap. Biarlah itu menjadi urusan kepolisian. Kami ikut prihatin, karena dia tersangka juga manusia untuk tidak diperlakukan seperti itu," ujar Abel, anggota Srikandi Pasundan, Senin (11/5/2020).

Ia menilai sanksi sosial dan ancaman penjara telah cukup untuk membuat efek jera. Sekadar diketahui, Ferdian dan dua temannya terancam hukuman 12 tahun penjara akibat aksi prank bagi-bagi sembako berisi sampah dan batu kepada sejumlah waria dan anak-anak.

"Alangkah baiknya tidak usah diperlakukan seperti itu, tetap gunakan hati nurani. Kasarnya sih, kau berbicara selalu memanusiakan manusia, setiap orang pasti pernah berbuat salah dan tidak luput dari kesalahan," ucap Abel melanjutkan.

Terkait kondisi para korban, Abel mengatakan, ketiganya dalam kondisi baik secara fisik, meski ada satu orang di antaranya yang cukup terpukul secara mental.

"Kami dari Srikandi Pasundan berharap untuk ke depannya tidak ada video prank yang berbentuk apapun yang tidak manusiawi. Pihak kepolisian juga kemarin cepat menindaklanjuti," ujar Abel.

Sebelumnya, aksi perundungan terhadap Ferdian Paleka cs 'bocor' ke publik melalui media sosial. Dalam tiga potongan video tersebut, terlihat YouTuber berusia 21 tahun itu disuruh push-up oleh tahanan lainnya dalam keadaan nyaris bugil dan tampil plontos.

Selain itu, dalam salah satu potongan video itu juga terlihat Ferdian masuk ke dalam tong sampah. Potongan lainnya, terlihat Ferdian mengarak tong sampah berisi rekannya sambil berteriak. "Gaes, ini namanya sampah gaes," katanya.

Orang tua Ferdian cs, melalui kuasa hukumnya pun bereaksi terhadap bully yang menimpa anak-anak mereka. Rencananya, mereka melaporkan kejadian itu ke Komnas HAM.

(yum/bbn)