Round-Up

Pembunuhan Driver Taksi Online Diotaki Gadis di Bawah Umur

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 03:56 WIB
Polisi amankan 4 pelaku pembunuhan driver taksi online di Bandung. Keempat pelaku diduga rencanakan pembunuhan karena tak sanggup bayar ongkos perjalanan.
Para pelaku pembunuhan driver taksi online di Bandung (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan sopir taksi online di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Selain para pelaku punya hubungan spesial, otak pembunuhan merupakan gadis di bawah umur.

Ada empat gadis yang manjadi tersangka IK (15), RM (18), RK (20) dan SL (19) dalam kasus ini. Mereka berempat ditangkap di lokasi berbeda. Sedangkan barang bukti diketahui dibuang di rumah SL daerah Jonggol, Kabupaten Bogor.

Korban adalah Samiyo Basuki Riyanto (60) seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang berprofesi sebagai sopir taksi online. Ia menerima pesanan offline dari IK dan SL, mereka ingin pergi ke Pangalengan, mereka pun sepakat dengan nilai ongkos Rp. 1,7 juta. Tak ada yang mengira itu adalah saat-saat terakhir korban.

Mayatnya ditemukan di tepi jurang Pangalengan Kabupaten Bandung. Pada sekujur tubuhnya ditemukan banyak bekas luka robek dan lebam. Polisi pun menduga, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Saat di tempat kejadian perkara (TKP), polisi hanya menemukan barang bukti berupa masker dan kartu identitas korban. Diketauhilah korban berasal dari Bekasi.

Dalam rilis yang diterima detikcom, dua orang menjadi pelaku utama dalam kasus pembunuhan ini, yaitu IK dan RM. Mereka diduga merencanakan pembunuhan terhadap korban. Dengan motif tidak dapat membayar uang ongkos perjalanan yang sudah dijanjikan sebelumnya.

"Yang menarik adalah pelaku utamanya saudara IK, masih di bawah umur, sehingga tidak bisa kami tunjukkan," kata Kapolresta Bandung Hendra Kurniawan, Rabu (29/4/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2