PSBB Dinilai Belum Maksimal, Dewan Minta Pemkot Bandung Tegas

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 14:28 WIB
Suasana kawasan Cikutra
Foto: Kawasan Jalan Cikutra Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung, Jawa Barat, sudah dilaksanakan selama lima hari. Namun penerapan kebijakan tersebut dinilai belum berjalan maksimal.

Contohnya saja seperti keramaian yang masih terjadi di kawasan Jalan Cikutra, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Sejumlah pedagang kaki lima memadati kawasan tersebut.

Ironisnya banyak warga yang mengabaikan imbauan pemerintah dan tidak melakukan physical distancing. Hal itu terlihat dari kerumunan warga di satu jongko ke jongko lainnya.

Tak hanya itu, warga juga tak mengindahkan soal protokol kesehatan. Banyak warga yang tidak bermasker atau tidak menggunakan masker saat melayani pembeli dan sarung tangan.

Selain itu masih banyak warga yang berkendaraan dengan membawa anggota keluarganya seperti membawa anak. Padahal, dalam kondisi seperti saat ini seharusnya masyarakat mengikuti imbauan pemerintah.

Wakil DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha mengatakan, PSBB di Kota Bandung belum dilakukan dengan baik. "Kalau saya lihat Kota Bandung belum berhasil melakukan PSBB yang baik dan benar," katanya via sambungan telepon, Minggu (26/4/2020).

Ahmad mengungkapkan hal itu, setelah dirinya melihat langsung di lapangan. "Saya kemarin kontrol, sebagai anggota dewan saya punya hak untuk lihat (pelaksanaan PSBB), orang masih banyak tidak diam di rumah. Cenderung, mereka melakukan ada hal-hal yang tidak penting amat mereka keluar," ungkapnya.

Pihaknya tidak mengerti dengan pemikiran masyarakat yang dalam hal ini masih berani keluar di tengah pandemi COVID-19 di Kota Bandung. Padahal, pemerintah sudah memberikan imbauan kepada mereka.

"Ada anak-anak muda berkumpul, saya melihat di daerah Riung Bandung," ujarnya.

"Saya juga lihat mobil keluar banyak, saya juga bingung kedisiplinan masyarakat ini seperti apa. Hari pertama, kedua memang (dimaklumi), hari ketiga dan keempat harus ada ketegasan dari pemerintah," tambahnya.

Ia meminta kepada Pemkot Bandung, untuk mulai melakukan sedikit ketegasan kepada warga."Sebetulnya harus mulai ada sedikit ada ketegasan, jadi kerumuman itu diingatkan, karena saya ingatkan juga Pemkot Bandung tolong dilihat masih banyak masyarakat yang melakukan kerumunan," ujarnya.

(wip/mso)