Telantar di Malaysia, TKI Asal Bandung Barat Minta Tolong Dipulangkan

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 14:14 WIB
Sunara TKI asal Bandung Barat
Foto: Sunara TKI asal Bandung Barat yang kini terkatung-katung di Malaysia (tangkapan layar video).
Bandung Barat -

Beredar video seorang warga Kabupaten Bandung Barat, yang bekerja sebagai TKI di Malaysia, terlantar dan meminta untuk dipulangkan. Video itu viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit itu, diketahui TKI asal Kampung Cihaliwung Wetan, RT 06/03, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Sunara (36).

Dengan suara lirih, Sunara meminta agar dipulangkan ke Indonesia lantaran di Malaysia pun ia tak bekerja. Ditambah paspornya ditahan dan mesti ditebus seharga Rp 20 juta.

"Tolong lah saya pak Bupati, bebaskan saya pak bupati, saya ingin pulang ke Indonesia tapi gak bisa pulang. Gak punya uang, Paspor ditahan harus ditebus Rp 20 juta," ujar Sunarya dengan suara lirih dalam video tersebut, Jumat (10/4/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi ini dialami Sunara setelah tertipu calo penyalur TKI untuk bekerja di Malaysia. Namun setelah satu bulan, tiba-tiba dirinya dikeluarkan tanpa alasan yang jelas.

Setelah itu, selama dua bulan di Malaysia, ia terlantar. Beruntung ada pengelola hotel yang menampung karena saat ini kondisi hotel tersebut dalam keadaan sepi akibat pandemi Virus Corona.

"Istri juga tidak tahu makan apa enggak, soalnya tidak dikirim uang sama saya. Boro-boro untuk ngirim untuk saya sendiri aja gak ada," kata Sunara.

Bahkan, kata Sunara, selama dia tidak pernah ngirim uang, istrinya mencari uang sendiri dengan terpaksa harus mengemis dan mengamen dari pasar ke pasar hanya untuk makan sehari-hari anaknya.

"Sedangkan rumah saja ngontrak. Tolong lah saya pak Bupati, tolong lah demi kemanusiaan. Demi Allah saya enggak bisa pulang, tolong lah saya pak, tolong lah saya," ucap Sunara di akhir video tersebut sambil menangis.

Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Kerja pada Disnakertrans KBB, Sutrisno membenarkan bahwa Sunarya memang tak bisa pulang ke Indonesia setelah beberapa bulan bekerja di Malaysia.

"Yang bersangkutan saat ini ada di hotel, tidak membayar tapi disuruh ngurus hotel sambil menunggu kondisi lockdown (di Malaysia) berakhir," katanya.

Ia mengatakan, Sunarya tidak bisa pulang ke Indonesia karena tidak ada paspor, sehingga oleh kementerian setempat dia dilarang untuk keluar dari tempat tersebut.

"Ditambah ada pandemi Virus Corona, jadi tidak diperkenankan untuk keluar masuk. Kemudian kalau keluar dia pasti berurusan dengan pemerintah karena tidak ada dokumen lengkap dan tentu bisa masuk penjara," ucap Sutrisno.

Simak juga video Corona Kepung Dunia, Menlu: Kami Lindungi WNI di Luar Negeri:

(mso/mso)