PDP Meninggal di Cianjur Bertambah Jadi Dua Orang

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 10:15 WIB
ilustrasi corona
(Foto: ilustrasi corona)
Cianjur -

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona yang meninggal di Kabupaten Cianjur bertambah menjadi dua orang. Namun, kedua PDP meninggal dinyatakan negatif Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan, PDP Covid-19 meninggal yang kedua merupakan seorang laki-laki asal Kecamatan Karangtengah.

"Meninggal beberapa hari lalu di RSUD Sayang. Jadi total sudah dua PDP meninggal di Cianjur. Satu dari Cipanas dan satu lagi dari Karangtengah," kata dia kepada detik.com saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (1/4/2020).

Menurut Yusman, kedua PDP meninggal itu dinyatakan negatif Covid-19. PDP asal Cipanas didapati negatif setelah hasil uji labolatorium sedangkan PDP asal Karangtengah negatif berdasarkan hasil rapor test yang dilakukan sebelum pasien meninggal.

"Keduanya negatif, dari hasil uji lab dan rapid test," tuturnya.

Untuk data ODP dan PDP di Kabupaten Cianjur, Yusman mengungkapkan jumlahnya mencapai 249 orang.

Dari angka tersebut, sembilan orang merupakan PDP, terdiri dari tiga pasien selesai pengawasan, 4 pasien masih dalam pengawasan di ruang isolasi, dan 2 PDP meninggal.

Sementara itu, untuk angka ODP sebanyak 240 orang dengan 53 pasien selesai dan 187 pasien masih dalam pemantauan. Pasien ODP yang masih dalam pemantauan terdiri dari 109 Laki-laki dan 78 perempuan.

"Untuk rentang usia pasien ODP di Cianjur paling banyak antara 20-29 tahun sebanyak 52 orang. Ada juga balita sebanyak 6 orang," kata dia.

Dia mengimbau para pasien ODP agar patuh untuk menjalankan isolasi mandiri di rumah. Sebab menurutnya dari laporan petugas di puskesmas, masih banyak ODP yang tidak patuh dan keluar rumah sebelum masa isolasi 14 hari.

"Jangan sampai ketidakpatuhan mereka menimbulkan risiko besar untuk keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Apalagi jika ODP ini naik statusnya jadi PDP. Makanya lebih baik patuh untuk isolasi mandiri," pungkasnya.

Seberapa Efektif Penggunaan Masker Kain untuk Tangkal Corona?:

(mud/mud)