Dampak Isolasi Wilayah, Warga Jakarta Ini Menangis di Terminal Banjar

Faizal Amiruddin - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 14:57 WIB
Pemudik Jakarta Tertahan di Terminal Banjar
Perempuan asal Jakarta ini menangis di Terminal Banjar. (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Banjar -

Nasib malang dialami oleh seorang warga ber-KTP Jakarta yang sempat menetap di kediaman saudaranya, Desa Panulisan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Perempuan dan seorang anak lelaki itu telantar lebih dari empat jam di terminal bus Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020) siang. Masalahnya tak ada pemberangkatan bus dari terminal Banjar ke Jakarta.

Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah daerah yang memutuskan untuk isolasi dan menyetop operasional angkutan bus antar kota, sebagai upaya untuk menekan kedatangan pemudik dari wilayah zona merah virus Corona atau Covid-19. Pemudik bernama Ayu Lidiawati (45), warga Ciracas, Jakarta Timur, itu hanya bisa menangis menghadapi situasi tersebut.

Sementara sanak saudara di kampung halamannya sudah menyuruhnya kembali ke Jakarta. Kekhawatiran penularan virus Corona, menjadi penyebabnya. "Kata saudara saya di kampung, pulang lagi aja deh," tutur Ayu.

Karena merasa tak nyaman dengan perlakuan itu, dia akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Dia berangkat ke Terminal Banjar, lantaran terminal itu jaraknya terdekat dari Cilacap.

Namun ketika sampai di terminal, rupanya suasana sepi. Tak ada pemberangkatan bus ke luar kota.

Ia pun kebingungan dan hanya bisa menangis sejadi-jadinya hingga mengundang perhatian warga di sekitar terminal. "Tidak tahu harus bagaimana," kata Ayu.

Selanjutnya
Halaman
1 2