1 Pasien Positif Corona Tasik Meninggal, Jenazah Sempat Ditolak Dikremasi

Deden Rahadian - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 00:23 WIB
ilustrasi corona
Foto: ilustrasi corona
Tasikmalaya -

Seorang pasien positif Corona asal Tasikmalaya, Jawa Barat meninggal dunia, Minggu (29/3/2020) dini hari. Namun ironisnya pemakaman jasad pasien positif Corona berjenis laki-laki ini mendapat penolakan warga yang takut ikut terjangkit virus mematikan tersebut.

Wakil Kepala Satuan Tugas Gugus Covid-19 Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengungkapkan, pihaknya sempat membawa jenazah ke pemakaman non muslim Bong dan Cioray Tamansari. Namun di dua lokasi tersebut warga menolak jenazah pasien positif Corona itu dimakamkan karena takut terjangkit virus Corona.
"Belasan Jam jenazah mondar mandir mencari tempat penguburan," kata Ucu, melalui pesan singkat, Minggu (29/3/2020) malam.

Kemudian pihaknya membawa jenazah ke tempat krematorium di kawasan Cisapi, Kawalu untuk dikremasi. Namun lagi-lagi mendapat penolakan.

Karena tak kunjung mendapat tempat yang layak untuk proses pemakaman, jenazah pasien positif Corona sempat berada dalam ambulance terparkir di kantor BPBD Kota Tasikmalaya.

"Warga karena takut menolak itu, paranoid Covid-19, sekitar dua jam di BPBD jenazah ini," tambah Ucu.

Akhirnya untuk menyelesaikan masalah, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman bersama unsur Forkopimda turun untuk mencari solusi. Mereka berupaya melobi agar masyarakat menerima proses kremasi jenazah pasien positif Corona.

Setelah dibujuk, kata Ucu, pihak krematorium mau melakukan proses kremasi. Proses kremasi dilakukan sekitar pukul 10.15 WIB (Minggu, 29 Maret 2020).

"Baru bisa dikremasi sekitar pukul 10.15 WIB Minggu malam. Itu pun tadi hadir Walikota, Kapolres, Dandim.0612 serta Sekda Kota sekaligus Ketua Gugus Tugas ikut hadir," ujar Ucu.

Untuk diketahui, pasien yang meninggal tersebut masuk dalam klaster Lembang.

(mso/mso)