Kriteria Warga yang Akan Rapid Test Corona Massal Tahap 1 di Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 22 Mar 2020 16:00 WIB
Ilustrasi virus Corona
(Foto: Foto: Dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases)
Bandung -

Rapid Test atau tes massal virus Corona segera dilakukan. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan tes massal tidak bisa dilakukan kepada semua warga.

"Tidak bisa semua ingin dites karena tidak mungkin. Di Korea Selatan saja dari 45 juta penduduknya, sebagai negara paling canggih tes massalnya, itu hanya 200 ribu. Jadi berbanding 45 juta. Ini harus diclearkan karena banyak masuk ke saya kapan dites karena menganggap seperti sensus jawabannya tidak, tetap ada screening dan kriteria sehingga tahu penyebaran kemana," ujar pria yang akrab disapa Emil saat konferensi pers di Stadion Patriot, Kota Bekasi yang disiarkan langsung via Instagram Pikobar_Jabar, Minggu (22/3/2020).

Kang Emil menyatakan tes massal yang dilaksanakan pada Selasa atau Rabu ini akan dilakukan untuk tahap pertama. Ada beberapa kriteria warga yang akan dilakukan tes massal.

"Pertama semua ODP dan 50 orang terdekat dari si ODP ini. Karena teori kesehatan mengatakan potensi ada di sana. Sama juga semua PDP dan 50 orang terdekat si PDP dan sama juga yang positif serta 50 orang terdekat yang positif," kata Emil.

Lalu, tes massal ini juga akan dilakukan terhadap petugas kesehatan yang bekerja di unit kesehatan. Kemudian masyarakat yang profesinya banyak berinteraksi sosial dengan masyarakat seperti Lurah, Camat, Kiai dan Ulama.

"Nanti setelah tahap satu ini selesai seiring dengan datangnya alat tes lebih banyak, masuk tahap dua yaitu mereka yang melaporkan ingin dites dengan segala verifikasi yang akan kami siapkan," kata Kang Emil.

(dir/mud)