Corona Pandemik, Pemkab Garut Tidak Akan Keluarkan Izin Keramaian

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 14 Mar 2020 15:36 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman (Foto: Hakim Ghani/detikcom).
Garut -

Pemerintah Kabupaten Garut tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menjelaskan, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin keramaian bagi masyarakat mulai Senin (16/3/2020).

"Pemkab Garut memberhentikan pelayanan perizinan untuk sementara yang melibatkan pengumpulan massa yang besar," ucap Helmi kepada wartawan di SOR Ciateul, Jalan Merdeka, Tarogong Kidul, Sabtu (14/3/2020) siang.

Helmi mengatakan, pembatasan izin keramaian itu dilakukan guna mencegah peredaran virus Corona di wilayah Garut. Dia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak fisik berlebih dan menjaga pola hidup sehat.

"Sangat penting untuk kita mengikuti semua saran dari WHO dan instansi pemerintah terkait cara penanganan situasi saat ini. Perlindungan nyawa manusia adalah prioritas utama saat ini," katanya.

Sementara itu, selain membatasi izin keramaian, Pemkab Garut juga mengintensifkan pemantauan terhadap warga negara asing yang bekerja di Garut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), saat ini ada 34 WNA yang bekerja di Garut. Tenaga Kerja Asing itu terdiri dari 2 WN China dan 32 WN Korea Selatan.

"Jauh hari kita sudah melakukan pemantauan. Untuk saat ini, berdasarkan hasil pemantauan, tidak ada yang sakit atau mengalami gejala seperti itu (virus Corona)," ujar Kepala Disnakertrans Garut Raden Tedi.

(mso/mso)