Viral Petugas Medis Corona di Tasik Pakai Jas Hujan, Ini Faktanya

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 23:58 WIB
Petugas Pakai Jas Hujan di Tasikmalaya
Dua orang memakai jas hujan saat mengantar ODP terkait virus Corona yang dirawat di RSUD Soekardjo Tasikmalaya. (Foto: ist.)
Tasikmalaya -

Viral video dan foto menampilkan petugas medis menggunakan jas hujan saat mengantar Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus Corona di RSUD Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dinkes Kota Tasikmalaya buka suara soal kabar tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat membenarkan adanya sejumlah orang menggunakan jas hujan di RSUD Soekardjo. Namun, sejumlah orang yang mengenakan jas hujan itu bukan paramedis dan petugas medis, melainkan petugas ambulans. Kejadiannya berlangsung Sabtu (7/3) saat persiapan mengantar seorang WN Filipina dan seorang WNI menuju kota domisili di Cirebon, Jawa Barat.

WN Filipina itu sempat diisolasi di RSUD Sukarjo usai alami demam. "Benar itu kejadiannya, tapi itu yang pakai jas hujan bukan paramedis dan petugas medis, tapi petugas ambulans saja. Waktu itu mau antar WN Filipina ke Cirebon. Tapi bukan dirujuk ya, karena interpretasinya beda. Diantar saja," ujar Uus saat dihubungi detikcom, Selasa (10/3/2020) malam.

Ia menyebut ketersediaan Alat Pelindung Diri (ADP) untuk penanganan virus Corona memang terbatas di RSUD Soekardjo. Hanya petugas medis dan paramedis saja yang mendapatkannya.

"Kenapa pakaian yang sebenarnya kita prioritaskan untuk petugas medis saja, Dalam kasus ini pasien yang kita antar kategorinya ODP pakaian itu juga dilepas," kata Uus.

Sejauh ini, Dinkes Kota Tasikmalaya mencatat terdapat sembilan orang masuk kategori ODP berkaitan Corona. Dua di antaranya sudah dinyatakan lepas, sementara tujuh lagi masih dalam pemantauan dengan kondisi sehat.

"Khusus ADP bisa saja kurang jika terdapat penambahan kasus ODP. Namun sejauh ini ODP sehat dan tidak diisolasi atau di rumah sakit," tutur Uus.

(bbn/bbn)