Pria Garut yang Diisolasi Gegara Sesak Napas Sempat ke Yogya-Surabaya

Hakim Ghani - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 11:06 WIB
RSUD Slamet Garut
Ilustrasi ruang isolasi corona (Foto: Hakim Ghani)
Garut -

Seorang warga Garut mengeluh sesak napas dan demam usai pulang dari China. Setelah menjalani pemeriksaan dan isolasi di RSUD dr. Slamet Garut, pria itu kemudian dirujuk ke RSHS Bandung.

Menurut Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemkab Garut Ricky Rizki Darajat, pria 42 tahun tersebut kini berstatus Pasien Dengan Pengawasan (PDP).

"Memang benar ada warga Garut yang kemarin datang ke RSUD dr. Slamet dan mengeluh sesak napas. Sekarang sudah dirujuk dan statusnya Pasien Dengan Pengawasan," ucap Ricky saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (10/3/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pemkab Garut, berikut merupakan kronologis penanganan pasien tersebut

Jumat, 28 Febuari 2020
- Pasien tiba di Indonesia dari Macau, China melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Sabtu 29 Februari 2020
- Pasien melakukan Perjalanan ke Yogyakarta dan Surabaya

Minggu 1 Maret 2020
- Pasien tiba di kampung halamannya di Kabupaten Garut

Minggu 8 Maret 2020

- Sekitar pukul 09.00 WIB, pasien mendatangi RSUD dr. Slamet Garut dan melakukan tindakan berobat kepada dokter jaga. Sebelumnya, pasien telah berobat ke salah satu klinik di Garut dan diminta untuk melanjutkan pengobatan di RSUD dr. Slamet Garut

- Di waktu yang sama, setelah serangkaian pemeriksaan dokter, pria tersebut kemudian ditetapkan berstatus PDP

Senin (9/3) dini hari

- Tim dokter RSUD dr. Slamet Garut merujuk pasien dan pasien kemudian langsung diberangkatkan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

(mud/mud)