Round-Up

Kain Kafan Sempat Menggantung Akibat Longsor, 8 Jenazah Direlokasi

Farhan - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 09:18 WIB
Delapan jenazah yang dievakusi dari tebing yang longsor dimakamkan.
Foto: 8 Jenazah yang terkena dampak longsor dimakamkan dalam satu lubang (Farhan/detikcom)
Bogor -

Sebanyak 8 jenazah yang berada di lokasi pemakaman umum Kampung Narengang Rt 03/03 Kelurahan Ranggamekar, Kota Bogor direlokasi dari tebing yang terkena longsor. Jenazah-jenazah tersebut dipindah ke tempat lokasi yang lebih aman di area pemakaman sama dengan jarak sekitar 30 meter dari bibir tebing.

Proses evakuasi dan relokasi itu disaksikan langsung oleh Wali Kota Bima Arya. Dia datang untuk memantau jalannya penanganan area pemakaman yang terkena dampak longsor.

Di tengah cuaca gerimis, Bima didampingi oleh beberapa anak buahnya berjalan menyusuri jalan setapak yang licin menuju area makam.

Tanah wakaf yang sengaja dijadikan pemakaman umum itu memang tidak terawat. Rumput dan tanaman liar tumbuh setinggi orang dewasa. Kondisi itu membuat banyak makam yang sudah tidak terlihat dan tanpa penanda.

Setibanya di lokasi, Bima sempat tertegun memperhatikan makam-makam yang berada di bibir tebing. Wajah harunya bahkan tidak bisa disembunyikan ketika ia melongok ke tebing dan melihat kain kafan berisi tulang manusia yang menggantung di tebing yang longsor.

"Melihat itu, jelas kita terharu ya. Yang pasti ini semua harus diperhatikan. Intinya kita ingin semua diperhatikan jangan sampai nanti kemudian terjadi lagi longsor dan terbawa lagi," kata Bima di lokasi pemakaman, Jumat (28/2/2020).

Simak video Bima Arya Pastikan Evakuasi Jenazah yang Diterjang Longsor:

Selanjutnya
Halaman
1 2