Rektor UPI Respons Positif Program 'Merdeka Belajar' Mendikbud Nadiem

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 17:28 WIB
UPI segera buka fakultas kedokteran
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Asep Kadarohman (Foto: Siti Fatimah)
Bandung -

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Asep Kadarohman menyambut positif terkait program 'Merdeka Belajar' yang digagas Mendikbud Nadiem Makarim. Pihaknya akan merumuskan aturan terkait hak mahasiswa perihal mata kuliah di luar program studi atau perkuliahan di perguruan tinggi lain. ⁣

Menurutnya, program 'Merdeka Belajar' merupakan kebijakan revolusioner yang dapat menyelesaikan beberapa masalah dalam bidang pendidikan, dari berbagai tingkatan seperti jenjang pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi.⁣

"Gagasan ini berawal dari situasi pendidikan yang memiliki rutinitas baku dan kaku, sehingga para peserta didik tidak memiliki ruang untuk berkembang sesuai dengan potensinya masing-masing. Di samping itu, aktivitas pendidikan selama ini terasa lebih administratif, amat menyita waktu, pikiran, dan tenaga para pengelola pendidikan," kata Asep dalam upacara Wisuda Gelombang I UPI, Rabu (26/02/2020).

Fokus program 'Merdeka Belajar', lanjutnya, terdapat pada peningkatan tiga indikator utama pendidikan. Pertama kemampuan penguasaan tentang bilangan, kedua literasi yang berkaitan dengan kemampuan menganalisis dan memahami bacaan, terakhir pengembangan karakter yang dimiliki nilai-nilai luhur keindonesiaan. ⁣



"Kurikulum UPI akan memberikan hak bagi mahasiswa secara sukarela untuk mengambil atau tidak mengambil sks di luar kampus. Di samping itu, mahasiswa juga dapat mengambil sks pada program studi lain di dalam kampus selama satu semester, juga dapat mengikuti kuliah di perguruan tinggi lain selama dua semester," katanya.⁣

Asep berharap melalui program ini, pendidikan dapat diorientasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui beragam kegiatan yang kaya akan kreativitas sehingga peserta didik dapat berpikir divergen dengan alternatif dan bervariasi. ⁣

Kegiatan di luar kelas seperti magang, praktik kerja, pertukaran mahasiswa, studi independent, dan bentuk kegiatan yang relevan lainnya dapat diakui sebagai sks dengan syarat dalam pengawasan dosen pembimbing terkait. ⁣

"Saya sangat menanti harapan bahwa segenap wisudawan yang dilantik hari ini akan menyumbangkan karya terunggulnya dan memberi kinerja terbaik untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam mewujudkan gagasan 'Merdeka Belajar," ujar Asep

Tonton juga Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan Versi Mendikbud Nadiem :

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mud)