Dewan Nilai Aturan Derek Kendaraan Parkir Liar di Bandung Bukan Solusi

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 15:06 WIB
Mobil Parkir di Trotoar Jalan Tamansari Bandung
Kendaraan roda empat parkir di atas trotoar di Jalan Tamansari Bandung (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung -

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha menyoroti terkait rancangan peraturan daerah (raperda) derek kendaraan yang parkir sembarangan. Menurutnya aturan tersebut bukan menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan parkir liar di Kota Bandung.

"Raperda itu juga harus melihat penyelesaian parkir di Kota Bandung, bukan berdampak pada persoalan penarikan kendaraan tanpa memberikan solusi," kata Ahmad saat dihubungi, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, Pemkot perlu memikirkan solusi terbaik selain menyiapkan sanksi dan denda kepada masyarakat. Apalagi, kata dia, dalam Raperda Derek yang masih dalam kajian itu memuat besaran denda hingga Rp 1 juta.

"Harusnya mempersiapkan tempat parkir yang memang dibutuhkan oleh publik yang punya kendaraan, yang tempat tujuan berhentinya dan masyarakat untuk harus ada sarana kantong parkir," ucapnya.

Dia menilai Raperda itu bukan menjadi solusi terbaik. Pemkot, lanjut dia, perlu melakukan kajian untuk menentukan kantong parkir yang bisa diakses masyarakat.

"Jadi segala sesuatunya harus ada solusi, bukan malahan mempersulit bagi banyak orang untuk berinteraksi berkegiatan, karena tadi akan sulit untuk parkir," terangnya.

Ia berharap, Pemkot Bandung bisa lebih teliti melakukan kajian sebelum aturan tersebut diterapkan. Dia juga menyebut, hingga kini DPRD Kota Bandung belum menerima draft Raperda tersebut.

"Tidak ada sampai sekarang belum masuk, belum dibahas," ujarnya..

(mso/mso)