Round-Up

Menyimak Lagi Aksi Keji Buruh dan Kisah Tragis ABG Korban Pemerkosaan

Yudha Maulana, Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 21:53 WIB
Pemerkosa ABG Cimahi
Polisi menangkap Nanang (baju oranye) dan seorang remaja pria yang memerkosa ABG Cimahi. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi -

ZNS, remaja perempuan yang menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan di Cipageran, Kota Cimahi, Jawa Barat, meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Cibabat. Korban yang berusia 15 tahun itu meninggal, setelah mengalami luka tusuk di bagian wajah dan pendarahan di bagian otak.

Di balik kematian tragis ZNS, ada dua orang pelaku yang kini tengah ditahan jajaran Polres Cimahi. Keduanya yaitu Nanang (27) dan NN (17). Nanang merupakan seorang buruh serabutan, sehari-hari ia bekerja menjadi pemangkas rumput dan berkebun.

Sementara NN (17), merupakan mantan kekasih dari ZNS. Ia bertugas menjemput korban dan mengantarnya ke wilayah perkebunan Sentris di Cimahi Utara. Di sana, korban menemui Nanang.

Nanang dan NN kemudian mencekoki korban dengan miras. Dalam keadaan tak sadarkan diri, ZNS sempat dicabuli oleh NN. Nanang pun kemudian meminta NN untuk membeli rokok dan makanan, sementara korban digiringnya ke perkebunan.

Menyimak Lagi Aksi Keji Buruh dan Kisah Tragis ABG Korban PemerkosaanPolisi menangkap Nanang. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Aksi Keji Nanang

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan ada empat luka tusuk dan lubang menganga di wajah korban akibat kejadian. Korban yang bersimbah darah tak berdaya kemudian dicabuli oleh Nanang.

"Dalam keadaan tidak berdaya, Nanang kemudian menyetubuhi korban sebanyak tiga kali," kata Yoris, Jumat (7/2).

Setelah melakukan aksinya, korban kemudian ditutupi oleh tumpukan bilah bambu untuk menutupi jejaknya. Kemudian, ia melarikan diri menggunakan sepeda motor dan sempat dikejar oleh warga.

Saat ditanya, Nanang mengaku baru pertama kali menemui korban. Ia hanya mengetahui korban sebatas dari balik layar ponselnya.

"Saya hanya bermaksud melumpuhkan korban saja, saya pukul dulu, kemudian menusuk korban empat kali pakai turus (bilah bambu)," kata Nanang.

Ia mengakui perbuatannya karena pengaruh minuman keras yang ditenggaknya sebelum berbuat kejahatan. "Habis minum arak," ucap Nanang.

Selanjutnya
Halaman
1 2