4 Fakta Prostitusi Cianjur Libatkan Gadis Muda-Turis Timur Tengah

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 15:47 WIB
Polisi menangkap empat PSK dan dua muncikari di Cianjur, Jawa Barat. Para pekerja seks komersial (PSK) itu melayani khusus turis asal Timur Tengah.
Foto: Ismet SelametSejumlah PSK yang dijual muncikari kepada turis Timur Tengah di Cianjur. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)

3. Turis Timur Tengah Penyewa PSK Berstatus Saksi

Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana mengatakan para pelanggan PSK muda di kawasan Vila Kota Bunga kebanyakan turis asing dari Timur Tengah yang berwisata di Cianjur. Dia pun memastikan tidak ada korban atau perempuan yang masih di bawah umur.

"Dijajakannya kepada wisatawan asing asal Timur Tengah. Kami sudah laporkan ke kedutaan terkait wisatawan asing yang melakukan kegiatan tersebut," kata Jaka.

Polisi tidak menangkap turis Timur Tengah yang terlibat perkara tersebut. Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany menjelaskan turis penyewa PSK itu bisa dipidanakan dan diproses hukum kalau PSK yang melayaninya anak di bawah umur.

Wisatawan asing itu berstatus saksi. "Kalau perempuannya masih di bawah umur itu bisa dijerat hukum, masuk dalam tindak pidana. Tapi untuk kasus ini tidak kami amankan," kata Niki.

4 Fakta Prostitusi Cianjur Libatkan Gadis Muda-Turis Timur TengahSalah satu perempuan PSK yang terlibat praktik prostitusi di Cianjur. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
4. Tarif dan Pengakuan PSK

Tarif satu perempuan bisanya berkisar antara Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta untuk semalam. Namun tarif tersebut masih bisa dinegosiasi antara pelanggan dengan muncikari.

"Kisarannya segitu, tergantung lamanya apakah short time atau long time. Tapi tidak jauh angkanya dari Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta," ungkap DD salah seorang Mucikari.

Sementara itu, salah satu PSK mengaku dibayar Rp 700 ribu untuk semalaman melayani turis Timur Tengah. Tetapi uang tersebut nantinya dipotong Rp 200 ribu untuk muncikari. Sehingga uang yang PSK dapat itu hanya Rp 500 ribu.

"Rp 700 ribu itu long time, dari malam sampai subuh. Terus dipotong buat biaya antar dan cari pelanggan oleh mucikari. Dapatnya Rp 500 ribu, kadang kurang juga dari segitu," tutur di Mapolres Cianjur.

Halaman

(bbn/bbn)