Round-Up

Aksi Penipuan Dony Pedro King of The King Diproses TNI

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 12:16 WIB
Dony Pedro
(Foto: tangkapan layar YouTube) Dony Pedro petinggi King of The King
Bandung - Teka-teki keberadaan Dony Pedro terkuak. Pria yang mentasbihkan dirinya sebagai Presiden King of The King itu ternyata diciduk TNI. Dony yang ternyata berpangkat Letnan Satu (Lettu) itu tengah menjalani proses hukum di Pomdam III/Siliwangi.

Kadispenad Brigjen Candra Wijaya mengatakan, Dony telah menjalani proses hukuk sejak 31 Januari 2020. Ia ditangkap karena dugaan tindak penipuan.

Chandra mengatakan Dony Pedro merupakan anggota Pusat Kesenjataan Infanteri atau Pussenif, di Kota Bandung, Jawa Barat. Status keprajuritannya juga masih aktif.

"Benar bahwa Saudara Dony Pedro anggota TNI aktif, pangkat Letnan Satu, berdinas di Pussenif," ujar Candra.

Nama Dony awalnya mencuat setelah kemunculan kelompok King of The King. Sejumlah pengikutnya di beberapa daerah bahkan berurusan dengan polisi lantaran tersandung kasus dugaan penipuan.

Ia mengaku memiliki hubungan darah dengan Soekarno, hingga mengklaim mendapatkan amanah dari sang proklamator untuk menyalurkan dana hibah kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sementara Pomdam III/ Siliwangi memproses Dony Pedro secara militer, polisi mengebut perampungan berkas perkara 2 kaki tangan Dony Pedro di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Berkas dua orang tersangka tinggal dilengkapi," ujar Kasat Reskrim Polres Kutai Timur, Kaltim, AKP Ferry Putra Samodra.

Tersangka penipuan BU dan Z yang dikendalikan Dony berhasil merekrut 93 orang di Kaltim yang tersebar di Samarinda, Berau, dan Kutai Timur.Tim Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), masih menelusuri rekening penampung duit setoran dari kaki tangan Dony. Diduga rekening ini milik istri Dony Pedro.

Total duit setoran di wilayah Kaltim puluhan juga setelah masing-masing anggota diwajibkan membayar Rp 1,75 juta.

Simak Video "Polisi Sudah Sebulan Pantau Kegiatan King of The King"

[Gambas:Video 20detik] (mud/mud)